PONTIANAK POST - Pemerintah membuka peluang besar bagi generasi muda yang sedang mencari pekerjaan dengan menyiapkan 30 ribu lowongan manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Kopdes Merah Putih) di berbagai daerah di Indonesia.
Program rekrutmen nasional tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah memperkuat ekonomi desa melalui koperasi modern yang dikelola tenaga profesional.
Menteri Koordinator Bidang Pangan sekaligus Ketua Satuan Tugas Pembentukan Kopdes Merah Putih Zulkifli Hasan mengatakan rekrutmen tahap pertama ini menjadi langkah penting dalam membangun sistem ekonomi desa yang lebih kuat dan terorganisasi.
“Negara memanggil putra-putri terbaik untuk hadir di desa, kelurahan, dan kampung nelayan. Mari kawal bersama agar yang terpilih benar-benar SDM terbaik demi Indonesia maju,” ujar Zulkifli dalam jumpa pers di Jakarta, Rabu (15/4).
Seleksi tersebut terbuka bagi lulusan D3, D4, dan S1 dari semua jurusan dengan batas usia maksimal 35 tahun.
Calon pelamar juga harus memiliki IPK minimal 2,75 serta siap ditempatkan di berbagai daerah.
Proses pendaftaran dilakukan secara daring melalui laman resmi https://phtc.panselnas.go.id
.
Pendaftaran telah dibuka sejak 15 April 2026 dan akan berlangsung hingga 24 April 2026.
Zulkifli menegaskan bahwa proses seleksi dilakukan secara terbuka, transparan, dan akuntabel tanpa pungutan biaya.
“Seleksi ini gratis. Kami ingin memastikan prosesnya bersih dan menghasilkan manajer koperasi yang profesional,” tegasnya.
Peserta yang lolos seleksi nantinya akan bekerja di bawah naungan BUMN PT Agrinas Pangan Nusantara.
Mereka akan dikontrak melalui skema Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT) selama dua tahun.
Selama masa kontrak tersebut, para manajer akan mendapatkan pengalaman mengelola koperasi sekaligus pendampingan dalam manajemen usaha desa.
Setelah masa kontrak berakhir, para peserta diproyeksikan menjadi pengelola tetap di Koperasi Desa Merah Putih yang telah terbentuk di berbagai daerah.
“Setelah dua tahun dimatangkan di BUMN, jika proses serah terima sudah siap maka mereka akan melanjutkan tugas di Koperasi Desa Merah Putih,” jelas Zulkifli.
Program pembentukan Kopdes Merah Putih menjadi salah satu strategi pemerintah untuk memperkuat ekonomi berbasis desa.
Pemerintah menargetkan 30 ribu unit koperasi desa dapat terbentuk pada periode Juni hingga Juli 2026.
Menurut Zulkifli, keberadaan manajer profesional akan menjadi kunci keberhasilan koperasi desa.
Mereka diharapkan mampu mengelola usaha, memperkuat rantai distribusi pangan, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa. (jpc)
Rekrutmen Manajer Kopdes Merah Putih
| Keterangan | Informasi |
|---|---|
| Total Lowongan | 30.000 Manajer Kopdes |
| Penempatan | Desa/Kelurahan seluruh Indonesia |
| Pendidikan Minimal | D3 / D4 / S1 (semua jurusan) |
| Usia Maksimal | 35 Tahun |
| IPK Minimal | 2,75 |
| Masa Kontrak | 2 Tahun (PKWT) |
| Instansi Penempatan Awal | PT Agrinas Pangan Nusantara (BUMN) |
| Pendaftaran Dibuka | 15 April 2026 |
| Batas Pendaftaran | 24 April 2026 |
| Cara Daftar | Online: phtc.panselnas.go.id |
| Biaya Seleksi | Gratis |
Target Program Kopdes Merah Putih
| Program | Target |
|---|---|
| Pembentukan Kopdes | 30.000 Koperasi Desa |
| Target Waktu | Juni – Juli 2026 |
| Tujuan | Menguatkan ekonomi desa |
Editor : Aristono Edi Kiswantoro