Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

Tingkatkan Pelayanan Navigasi Udara di Papua, Prajurit Korpasgat dan AirNav Resmikan Tower di Oksibil

Aristono Edi Kiswantoro • Minggu, 26 April 2026 | 16:34 WIB
Direktur Utama AirNav Indonesia meresmikan tower navigasi udara baru di Oksibil, Papua Pegunungan.
Direktur Utama AirNav Indonesia meresmikan tower navigasi udara baru di Oksibil, Papua Pegunungan.

 

PONTIANAK POST - Di tengah kerasnya cuaca pegunungan Papua, sebuah harapan baru akhirnya berdiri untuk menjaga keselamatan penerbangan di langit Oksibil.

Perum LPPNPI (AirNav Indonesia) resmi mengoperasikan menara pengatur lalu lintas udara baru di KCP Oksibil, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua Pegunungan, Sabtu (25/4/2026).

Fasilitas ini menjadi jawaban atas tantangan ekstrem yang selama ini dihadapi penerbangan di wilayah terpencil tersebut.

Direktur Utama AirNav Indonesia, Capt. Avirianto Suratno, memimpin langsung peresmian tower yang telah dibangun sejak 2019 dan rampung pada 2025.

PIC AirNav KCP Oksibil, Steven H. Ondikeleuw, menyebut pembangunan ini bukan proses singkat.

“Puji syukur, pada 2026 ini tower baru sudah bisa beroperasi dengan memaksimalkan fasilitas yang ada,” ujarnya.

Ia mengakui, kondisi cuaca ekstrem dan keterbatasan infrastruktur menjadi tantangan utama dalam pelayanan navigasi udara di kawasan pegunungan.

Namun, kehadiran tower baru ini diharapkan mampu meningkatkan keselamatan dan kelancaran penerbangan.

Komitmen pemerataan layanan navigasi udara di seluruh Indonesia kembali ditegaskan melalui pengoperasian fasilitas ini.

Wilayah Indonesia Timur, termasuk Oksibil, menjadi prioritas dalam peningkatan kualitas layanan penerbangan.

Danpos Oksibil Satgas Yon Parako 466 Pasgat, Kapten Pas Achmad Rifa’i, menilai tower ini sangat vital.

“Kami berharap pelayanan navigasi semakin maksimal dalam menjamin keselamatan dan keamanan penerbangan ke Pegunungan Bintang,” ujarnya.

Peresmian berlangsung khidmat dengan peninjauan ruang cabin tower dan pemotongan tumpeng.

Doa bersama yang dipimpin tokoh agama setempat menutup rangkaian acara penuh harap tersebut.

Sejumlah pejabat Forkopimda dan aparat keamanan turut hadir memastikan kegiatan berjalan aman dan lancar.

Usai peresmian, rombongan Direksi AirNav Indonesia kembali menuju Bandara Sentani, Jayapura.

Beroperasinya tower ini diharapkan menjadi tonggak penting bagi peningkatan infrastruktur penerbangan di Papua.

Di balik berdirinya menara ini, tersimpan harapan besar agar setiap penerbangan di langit Oksibil semakin aman dan terjaga.

Editor : Aristono Edi Kiswantoro
#tower Oksibil #navigasi udara Papua #Bandara Oksibil #keselamatan penerbangan #airnav indonesia