Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

Info Haji 2026: Kemenhaj Perketat Aturan Layanan Kursi Roda dan Jasa Dorong

Uray Ronald • Senin, 4 Mei 2026 | 15:22 WIB
Ilustrasi. (Kemenhaj)
Ilustrasi. (Kemenhaj)

 

PONTIANAK POST – Memasuki hari ke-14, Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) memastikan operasional haji 1447 H/2026 M berjalan aman terkendali.

Seluruh proses pemberangkatan dan pergerakan jemaah dari Madinah menuju Makkah terpantau lancar tanpa kendala berarti.

Hingga Ahad (3/5), sebanyak 81.992 jemaah dari 211 kloter telah diberangkatkan ke Tanah Suci.

Dari jumlah tersebut, tercatat 20.689 jemaah sudah tiba di Makkah untuk melaksanakan umrah wajib.

Juru Bicara Kemenhaj, Maria Assegaff, menyatakan setiap jemaah mendapatkan pendampingan penuh dari petugas.

Pendampingan ini dimulai sejak dari embarkasi, Madinah, hingga perjalanan menuju Makkah.

Terkait kondisi kesehatan, tercatat 172 jemaah dirujuk ke Rumah Sakit Arab Saudi (RSAS). 

Baca Juga: Info Haji 2026: 71 Ribu Jemaah Masuki Madinah, Waspadai Cuaca Panas 43 Derajat di Makkah

Namun, Kemenhaj turut berduka cita atas wafatnya sembilan jemaah yang mayoritas disebabkan penyakit kardiovaskular.

“PPIH memastikan seluruh hak jemaah terpenuhi, termasuk pelaksanaan badal haji bagi mereka yang wafat,” tambah Maria.

Kemenhaj kini memperkuat tata kelola layanan kursi roda atau jasa dorong untuk jemaah lansia dan disabilitas.

Langkah ini diambil guna menjamin keamanan jemaah serta menghindari praktik pungutan liar.

Setiap pengguna dan petugas jasa dorong wajib memiliki Kartu Kendali resmi yang diterbitkan PPIH.

Layanan ini tersedia secara terstandar di sektor, transportasi antarkota, hingga area Masjidil Haram dan Nabawi.

“Kami memperkuat tata kelola ini agar tepat sasaran, aman, dan bebas dari praktik penyimpangan,” tegas Maria.

Petugas dilarang keras menerima imbalan apa pun dari jemaah haji. Jemaah pun diimbau tidak menggunakan jasa dorong nonprosedural karena berisiko secara keamanan.

Baca Juga: Jemaah Haji Kalbar Berangkat Senin, Kemenhaj Harap Keluarga Tak Jenguk

Waspada Cuaca Panas di Tanah Suci

Saat ini suhu di Makkah dan Madinah cukup ekstrem, berkisar antara 39 hingga 43 derajat Celsius.

Kemenhaj meminta jemaah selalu menggunakan alat pelindung diri seperti payung dan masker.

Jemaah juga diingatkan untuk menjaga kecukupan cairan tubuh guna mencegah dehidrasi.

Selain itu, jemaah diharapkan bijak dalam membawa barang bawaan agar tidak menghambat mobilitas.

“Gunakan pelindung diri dan pastikan kebutuhan cairan terpenuhi agar ibadah tetap berjalan dengan baik,” tutup Maria.*

 

Editor : Uray Ronald
#Operasional Haji 2026 #Layanan Kursi Roda Haji #Suhu Makkah Madinah. #jemaah haji indonesia #Kemenhaj