Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

Bulog Kalteng Salurkan 70 Persen Bantuan Pangan ke 205 Ribu PBP, Distribusi Beras dan Minyak Goreng Dipercepat hingga Akhir Juni 2026

Basilius Andreas Gas • Senin, 8 Juni 2026 | 19:11 WIB

Arsip - Pemimpin Wilayah Bulog Kalteng Erwin Budiana mengecek beras di gudang Palangka Raya belum lama ini (21/5). (ANTARA/Muhammad Arif Hidayat)
Arsip - Pemimpin Wilayah Bulog Kalteng Erwin Budiana mengecek beras di gudang Palangka Raya belum lama ini (21/5). (ANTARA/Muhammad Arif Hidayat)

PONTIANAK POST- Penyaluran bantuan pangan pemerintah di Kalimantan Tengah terus dipercepat sebagai upaya menjaga stabilitas pasokan dan harga bahan pokok di daerah tersebut.

Badan Urusan Logistik Wilayah Perum Bulog Wilayah Kalimantan Tengah mencatat hingga 6 Juni 2026 realisasi distribusi telah mencapai hampir 70 persen atau setara lebih dari 140 ribu penerima bantuan pangan (PBP) dari total target 205 ribu PBP di seluruh wilayah Kalteng.

Pemimpin Wilayah Bulog Kalteng Erwin Budiana mengatakan capaian tersebut setara dengan penyaluran sekitar 2.800 ton beras dan 560 ribu liter minyak goreng kepada masyarakat penerima manfaat.

“Pemerintah menargetkan seluruh bantuan pangan dapat tersalurkan hingga akhir Juni 2026,” ujarnya.

Ia menjelaskan percepatan distribusi ini diharapkan mampu meredam tekanan harga beras dan minyak goreng di tingkat konsumen, seiring dinamika harga kebutuhan pokok di pasaran.

Berdasarkan data Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kalteng, harga rata-rata beras medium tercatat Rp14.426 per kilogram, sementara beras premium mencapai Rp16.967 per kilogram. Adapun minyak goreng premium berada di angka Rp24.150 per liter dan minyak goreng curah Rp16.910 per liter.

Erwin juga menyampaikan hingga awal Juni 2026, stok beras yang dikelola Bulog Kalteng mencapai sekitar 16.000 ton dan dinilai masih sangat mencukupi untuk mendukung berbagai program pemerintah, termasuk bantuan pangan dan Program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP).

Ia menegaskan seluruh cadangan beras pemerintah dalam kondisi aman dan siap digunakan untuk mendukung kebijakan stabilisasi pangan nasional sewaktu-waktu dibutuhkan. (ant)

Editor : Basilius Andreas Gas
#bantuan #pangan #kalteng #bulog #stabilisasi harga