PONTIANAK POST- Pemerintah mendorong peningkatan konsumsi telur dan daging ayam dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi tiga kali setiap pekan sebagai langkah strategis memperkuat serapan hasil peternakan nasional dan menjaga harga di tingkat peternak.
Menteri Pertanian sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional, Andi Amran Sulaiman, mengatakan usulan tersebut telah disampaikan secara resmi kepada Kepala Badan Gizi Nasional agar porsi konsumsi telur dalam program MBG dapat ditingkatkan.
"Kami sudah menyurat ke Kepala BGN (Kepala Badan Gizi Nasional Nanik S Deyang) baru-baru agar konsumsi telur dinaikkan satu kali menjadi tiga kali per minggu," kata Amran usai Rapat Kerja Komisi IV DPR RI di Jakarta, Rabu.
Menurut Amran, peningkatan frekuensi konsumsi telur dan ayam dalam program pemerintah tersebut bertujuan memperluas penyerapan produk peternakan dalam negeri sekaligus membantu menjaga keseimbangan harga komoditas unggas di pasar.
Ia menyebut usulan yang diajukan Kementerian Pertanian mendapat tanggapan positif dari Kepala BGN yang langsung merespons rekomendasi tersebut untuk mendukung peternak nasional.
Amran menilai langkah tersebut mulai menunjukkan dampak positif terhadap pergerakan harga telur dan ayam di tingkat peternak yang sebelumnya sempat mengalami tekanan.
Menurutnya, meningkatnya permintaan dari program MBG perlahan mendorong perbaikan harga kedua komoditas tersebut setelah sebelumnya berada dalam tren penurunan.
Dalam kesempatan yang sama, Amran juga menyoroti kondisi peternak ayam broiler yang sempat terdampak akibat merosotnya harga jual ayam hidup di pasaran.
Ia menjelaskan kondisi tersebut terjadi karena pasokan ayam meningkat pada saat permintaan mengalami penurunan, terutama selama periode libur sekolah.
Menurut Amran, berkurangnya aktivitas sekolah ikut mempengaruhi tingkat penyerapan program Makan Bergizi Gratis sehingga kebutuhan terhadap produk ayam sempat melambat.
Karena itu, pemerintah berharap konsumsi telur dan daging ayam dalam program MBG dapat dilakukan setidaknya tiga kali dalam seminggu agar keseimbangan antara pasokan dan permintaan tetap terjaga.
Amran juga mengapresiasi langkah cepat Kepala BGN yang segera menindaklanjuti usulan tersebut sehingga perbaikan harga mulai dirasakan oleh peternak.
"Beliau langsung menindaklanjuti. Kami ucapkan terima kasih kepada Kepala BGN yang responsnya sangat cepat. Sekali lagi, kami apresiasi dan berterima kasih pada Kepala BGN, responsnya sangat cepat, sehingga harga mulai merangkak naik," kata Amran. (ant)
Editor : Basilius Andreas Gas