Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

Dari HP hingga Mesin Cuci, Ini Alasan Logam Tanah Jarang Jadi Material Penting Teknologi Modern

Khoiril Arif Ya'qob • Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:59 WIB
Eksplorasi tambang logam tanah jarang. (Rare-earth-mining.com)
Eksplorasi tambang logam tanah jarang. (Rare-earth-mining.com)

PONTIANAK POST – Ketika mendengar terma logam tanah jarang, sebagian besar orang mungkin langsung membayangkan aktivitas pertambangan atau industri teknologi berskala besar.

Padahal, unsur-unsur tersebut ternyata juga hadir di berbagai perangkat elektronik yang digunakan sehari-hari di rumah kita.

Mulai dari smartphone, televisi, speaker, hingga pendingin ruangan. Walau jumlahnya tidak banyak, keberadaan logam tanah jarang sangat penting untuk menunjang performa perangkat modern.

Baca Juga: Kalbar Masuk Peta Strategis Hilirisasi Nasional, Lemhanas Ungkap Potensi Bauksit dan Logam Tanah Jarang

Apa Itu Logam Tanah Jarang?

Logam tanah jarang (rare earth elements) adalah kelompok 17 unsur kimia yang memiliki sifat magnetik, optik, dan elektrik yang unik sehingga banyak digunakan dalam teknologi modern.

Meski disebut ‘jarang’, unsur-unsur ini sebenarnya cukup melimpah di kerak bumi. Namun, deposit yang ekonomis untuk ditambang relatif sedikit dan proses pemisahannya memerlukan teknologi yang kompleks.

Berdasar laporan International Energy Agency (IEA), logam tanah jarang menjadi bahan penting bagi berbagai sektor, mulai dari energi, transportasi, teknologi digital, kecerdasan buatan (AI), hingga industri pertahanan.

Baca Juga: Kalbar Dilirik untuk Industri Logam Tanah Jarang, Pakar Ungkap Tantangan Besar Sebelum Hilirisasi

Smartphone dan Speaker Menggunakannya

Tanpa disadari, smartphone yang kita gunakan setiap hari juga mengandung logam tanah jarang.

Unsur seperti neodymium digunakan pada magnet permanen di speaker dan motor getar, sementara europium dan yttrium dimanfaatkan untuk menghasilkan warna pada layar serta berbagai aplikasi optik lainnya.

Selain smartphone, logam tanah jarang juga digunakan pada headphone, speaker bluetooth, televisi layar datar, hingga hard disk komputer.

Penggunaannya bertujuan meningkatkan efisiensi dan memungkinkan perangkat memiliki ukuran yang lebih kecil dengan performa yang tetap tinggi.

Ada di Peralatan Rumah Tangga

Lebih lanjut, tidak hanya perangkat hiburan dan komunikasi, sejumlah peralatan rumah tangga modern juga memanfaatkan logam tanah jarang.

Magnet permanen berbasis neodymium dan unsur lainnya digunakan pada motor listrik berdaya tinggi yang terdapat pada pendingin ruangan, kulkas hemat energi, hingga mesin cuci dengan teknologi inverter.

Namun, dalam USGS (United States Geological Survey) jumlah dan jenis logam tanah jarang yang digunakan dapat berbeda-beda tergantung teknologi serta spesifikasi masing-masing produk. Tidak semua perangkat elektronik memiliki kandungan yang sama.

Baca Juga: Kalbar Berpeluang Jadi Pemain Baru Logam Tanah Jarang, Pakar UGM Ungkap Potensinya

LTJ Sulit Digantikan

IEA mencatat bahwa magnet permanen berbasis logam tanah jarang menyumbang sekitar 95 persen dari nilai konsumsi logam tanah jarang dunia.

Magnet jenis ini banyak digunakan pada kendaraan listrik, turbin angin, robot industri, dan berbagai perangkat elektronik karena mampu menghasilkan daya magnet yang kuat dalam ukuran relatif kecil.

Karena sifatnya yang unik, hingga kini banyak logam tanah jarang masih sulit digantikan oleh material lain. Inilah yang membuat unsur-unsur tersebut semakin strategis di tengah perkembangan teknologi global.

Baca Juga: Alasan Di Balik China Mendominasi Logam Tanah Jarang, Apa Peluang Kalimantan ke Depan?

Menjadi Bagian dari Kehidupan Modern

Meski tidak terlihat secara langsung, logam tanah jarang telah menjadi bagian dari kehidupan modern.

Dari smartphone yang ada di genggaman hingga mesin cuci di rumah, berbagai perangkat tersebut memanfaatkan unsur-unsur yang kini menjadi salah satu komoditas paling strategis di dunia. (*)

Editor : Miftahul Khair
#Logam tanah jarang #Rare Earth Elements #peralatan rumah tangga #teknologi modern