PONTIANAK POST -Sebuah rekaman video yang diduga memperlihatkan dua mahasiswa melakukan perbuatan asusila di dalam ruang kelas beredar luas dan menjadi perbincangan di media sosial.
Adegan dalam video berdurasi 2 menit 15 detik tersebut terekam menggunakan kamera ponsel di ruangan yang diduga berada di area Gedung Kuliah Bersama (GKB) Universitas Airlangga (Unair) Surabaya.
Universitas Airlangga (Unair) Surabaya membentuk Komisi Etik untuk mengusut dugaan pelanggaran norma kesusilaan tersebut.
Pihak kampus membenarkan adanya informasi yang beredar di media sosial dan menegaskan proses pendalaman tengah dilakukan untuk memastikan fakta serta kronologi kejadian secara menyeluruh.
Ketua Pusat Hubungan Masyarakat dan Protokol (PHMP) Unair, Pulung Siswantara, mengatakan tim yang dibentuk akan menelusuri waktu kejadian, lokasi pasti, identitas pihak yang terlibat, hingga proses perekaman dan penyebaran video tersebut.
"Kami membenarkan adanya informasi yang beredar dan saat ini tetap kami proses melalui Komisi Etik untuk mendalami apa yang sebenarnya terjadi dan bagaimana kronologinya," kata Pulung Siswantara, Rabu (17/6), seperti dikutip dari Radar Surabaya (jaringan Pontianak Post).
Komisi Etik Dalami Kronologi
Menurut Pulung, Komisi Etik bertugas mengumpulkan fakta awal sebagai dasar pengambilan keputusan kampus terkait dugaan pelanggaran yang terjadi.
Tim juga akan mengusut bagaimana rekaman video tersebut dibuat hingga akhirnya tersebar luas di ruang publik.
Baca Juga: Nama Cut Salwa Viral di TikTok dan X: Identitas Masih Misterius, Link Video Masih Diburu
"Kami melakukan pendalaman bagaimana sampai video itu muncul dan bagaimana sampai terjadinya perekaman tersebut," ujarnya.
Hasil investigasi internal nantinya akan menjadi dasar bagi kampus dalam menentukan langkah lanjutan, termasuk kemungkinan pemberian sanksi jika ditemukan pelanggaran yang terbukti.
"Untuk sanksi juga masih menunggu hasil pendalaman tersebut," katanya.
Kampus Minta Hormati Proses Pemeriksaan
Unair meminta masyarakat untuk tidak berspekulasi dan menghormati proses pemeriksaan yang sedang berlangsung agar keputusan yang diambil tetap objektif dan adil.
Baca Juga: Link Video Handuk Putih Anak vs Ibu Viral di TikTok, Warganet Diingatkan Waspada
Pulung menegaskan universitas berpegang pada visi "excellence with morality" yang menempatkan nilai moral dan etika sebagai bagian penting dalam kehidupan akademik.
"Universitas Airlangga memiliki visi excellence with morality. Artinya, kami tidak hanya menekankan keunggulan dalam pendidikan, tetapi juga nilai moral dan etika yang harus dijaga ketika berada di lingkungan kampus," jelasnya.
Selain itu, kampus mengingatkan bahwa mahasiswa, dosen, maupun tenaga kependidikan dapat memanfaatkan mekanisme pelaporan internal apabila menemukan dugaan pelanggaran etika di lingkungan universitas.
Identitas Masih Dalam Proses Verifikasi
Berdasarkan informasi yang beredar, dua mahasiswa yang diduga terlibat disebut berasal dari fakultas berbeda di lingkungan Unair.
Baca Juga: Link Video Ibu Tiri dan Anak Tiri di Kebun Sawit Viral, Awas Bahaya Mengintai
Namun, pihak kampus hingga kini masih melakukan verifikasi dan pendalaman terhadap seluruh informasi yang beredar sebelum mengambil keputusan resmi.
Kasus ini menjadi perhatian publik karena menyangkut dugaan pelanggaran etika di lingkungan pendidikan tinggi yang selama ini menjunjung norma akademik dan moral sebagai bagian dari pembentukan karakter mahasiswa. (*)
Editor : Efprizan