Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Zodiak

Program Magang Nasional 2026 Tawarkan Gaji Rp3,5-6 Juta, Peluang Jadi Pegawai Tetap

Uray Ronald • Senin, 29 Juni 2026 | 23:22 WIB
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. (Antara)
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. (Antara)

 

PONTIANAK POST - Pemerintah menawarkan gaji Rp3,5 juta hingga Rp6 juta per bulan bagi peserta Program Magang Nasional (PMN) 2026. Besaran penghasilan disesuaikan dengan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) di lokasi peserta menjalani magang selama enam bulan.

Program yang dijalankan pemerintah melalui Kementerian Ketenagakerjaan ini ditujukan untuk membantu lulusan perguruan tinggi lebih cepat memasuki dunia kerja. Selain lulusan sarjana, PMN 2026 juga membuka kesempatan bagi penyandang disabilitas dan peserta dari berbagai profesi.

"Selama mengikuti magang, para peserta mendapatkan gaji sekitar Rp3,5 sampai Rp6 juta per-bulan tergantung upah minimum Kabupaten/Kota tempat ia bekerja," kata Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya saat pembukaan Program Magang Nasional 2026, dikutip dari Antara, Senin (29/6).

Baca Juga: Program Magang Nasional Dibuka Lagi, Kuota Naik Jadi 150 Ribu Peserta

Menjawab Tantangan Lulusan Baru Mencari Kerja

Teddy mengatakan Program Magang Nasional merupakan inisiatif Presiden Prabowo yang mulai dijalankan sejak 2025 melalui Kementerian Ketenagakerjaan.

Menurut dia, program tersebut dirancang untuk menjembatani lulusan perguruan tinggi agar memiliki pengalaman kerja sekaligus memperoleh penghasilan.

"Salah satu 'PR' pemerintah yang terus ada sejak dulu adalah bagaimana caranya mahasiswa khususnya S1 yang lulus kuliah bisa langsung dapat kerja dan dapat gaji," ujarnya.

Data BPS menunjukkan lulusan perguruan tinggi masih menghadapi tantangan memasuki pasar kerja.

Pada Februari 2025, Tingkat Pengangguran Terbuka lulusan D4/S1/S2/S3 tercatat sebesar 6,23 persen, sehingga program seperti Magang Nasional diharapkan menjadi jembatan untuk meningkatkan pengalaman kerja dan memperbesar peluang direkrut perusahaan.

Didampingi Mentor Selama Enam Bulan

Peserta PMN akan menjalani masa magang selama enam bulan di perusahaan mitra.

Selama mengikuti program, peserta mendapat pendampingan dari mentor atau pekerja senior untuk meningkatkan keterampilan kerja.

"Peserta PMN dilatih dan didampingi oleh mentor atau pekerja senior perusahaannya agar skill bertambah. Tahun ini juga tidak hanya merekrut lulusan S1, tetapi juga dari profesi dan saudara kita dari difabel," kata Teddy.

Pendekatan tersebut diharapkan membantu peserta lebih siap menghadapi kebutuhan dunia kerja setelah program selesai.

Kuota Naik Jadi 150 Ribu Peserta

Pada 2026, pemerintah meningkatkan kuota Program Magang Nasional menjadi 150 ribu peserta, naik dari 100 ribu peserta pada tahun sebelumnya.

Seluruh peserta akan ditempatkan di sekitar 8.800 perusahaan milik BUMN maupun swasta yang tersebar di berbagai daerah.

Baca Juga: Tiga Sektor Jadi Penyerap Terbanyak Peserta Magang Nasional, 30 Persen Peserta Langsung Dapat Tawaran Kerja

Tiga dari Sepuluh Peserta Langsung Direkrut

Teddy menyebut pelaksanaan PMN pada tahun pertama menunjukkan hasil yang cukup positif.

Dari 100 ribu peserta yang mengikuti program pada 2025, sekitar 30 persen atau sekitar 30 ribu orang direkrut menjadi pegawai tetap setelah menyelesaikan masa magang.

Sementara itu, sekitar 30 persen lainnya masih menunggu panggilan kerja dalam kurun waktu dua hingga tiga bulan.

"Artinya program ini juga adalah jembatan nyata bagi mahasiswa yang lulus untuk dapat langsung bekerja dan mendapat penghasilan," kata Teddy.

Pengalaman Kerja Jadi Nilai Tambah bagi Lulusan Baru

Bagi banyak lulusan baru, tantangan terbesar bukan hanya memperoleh pekerjaan, tetapi juga mendapatkan pengalaman kerja yang dibutuhkan perusahaan.

Program Magang Nasional dirancang untuk menjawab kebutuhan tersebut dengan menghubungkan peserta ke dunia industri, memberikan pendampingan selama enam bulan, sekaligus membuka peluang direkrut sebagai pegawai tetap setelah program berakhir.*

Editor : Uray Ronald
#Program Magang Nasional #Magang Nasional 2026 #lulusan perguruan tinggi #gaji magang Rp6 juta #prabowo