Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Zodiak

Gerakan Tanam Serentak Wujudkan Percepatan Hilirisasi Komoditas Perkebunan

Hanif • Kamis, 2 Juli 2026 | 16:28 WIB
Foto bersama pada kegiatan Tanam Serentak Komoditas Perkebunan Tebu yang dilaksanakan secara bersamaan di 31 lokasi di seluruh Indonesia di Desa Sukoharjo, Kecamatan Wedarijaksa, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, Kamis (2/7).
Foto bersama pada kegiatan Tanam Serentak Komoditas Perkebunan Tebu yang dilaksanakan secara bersamaan di 31 lokasi di seluruh Indonesia di Desa Sukoharjo, Kecamatan Wedarijaksa, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, Kamis (2/7).

PONTIANAK POST – Kementerian Pertanian melalui Direktorat Jenderal Perkebunan melaksanakan penanaman tebu seluas 5 hektare melalui kegiatan Bongkar Ratoon di Desa Sukoharjo, Kecamatan Wedarijaksa, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, Kamis (2/7).

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari Gerakan Tanam Serentak Komoditas Perkebunan yang dilaksanakan secara bersamaan di 31 lokasi di seluruh Indonesia. Program ini menjadi salah satu upaya pemerintah mempercepat hilirisasi komoditas perkebunan sekaligus meningkatkan produktivitas perkebunan nasional.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan Dinas Pertanian dan Peternakan Provinsi Jawa Tengah, Dinas Pertanian Kabupaten Pati, Balai Perakitan dan Modernisasi Pertanian (BRMP) Jawa Tengah, Kepala Bidang Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan Kabupaten Pati, BPTP Pontianak selaku penanggung jawab Kawasan Tebu Kabupaten Pati, Tim Kerja CWS Kabupaten Pati, Camat Wedarijaksa, penyuluh pertanian lapangan (PPL), Kepala Desa Sukoharjo, serta para petani penerima manfaat.

Baca Juga: Pemerintah Targetkan Indonesia Jadi Produsen Ikan Terbesar Dunia, Swasembada Perikanan dan Garam Digenjot hingga Perkuat Ketahanan Pangan Nasional

Pada kesempatan terpisah, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa sektor perkebunan memiliki peran strategis dalam memperkuat ketahanan pangan, mendorong pertumbuhan ekonomi, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Menurutnya, sinergi seluruh pemangku kepentingan harus terus diperkuat melalui peningkatan produktivitas, hilirisasi, serta pemberdayaan petani.

"Indonesia memiliki lahan, sumber daya manusia, dan semangat yang kuat untuk mencapai swasembada. Tanam serentak ini menjadi sinyal kuat bahwa pemerintah serius mendorong peningkatan produksi nasional. Saya minta seluruh jajaran, baik pusat maupun daerah, bergerak cepat, kompak, dan memastikan setiap hektare lahan yang telah dialokasikan benar-benar ditanami serta dipantau perkembangannya," ujar Amran.

Senada dengan hal tersebut, Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Perkebunan, Ali Jamil, mengatakan Gerakan Tanam Serentak menjadi momentum memperkuat kolaborasi seluruh pemangku kepentingan dalam mendorong hilirisasi komoditas perkebunan.

"Kegiatan tanam serentak ini menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam mendukung program hilirisasi perkebunan dan mempercepat terwujudnya swasembada pangan serta kemandirian ekonomi bangsa," kata Ali.

Baca Juga: STAKAT Negeri Pontianak dan Paroki Santa Sesilia Tanam 1.000 Pohon di Rumah Pelangi

Dukungan juga datang dari Direktur Utama PT Sinergi Gula Nusantara (SGN), Mahmudi. Ia menegaskan kesiapan perusahaan mendukung program strategis pemerintah melalui pengembangan industri tebu nasional.

"PT SGN siap berperan aktif mendukung hilirisasi industri tebu nasional melalui peningkatan produktivitas, penguatan kemitraan dengan petani, serta pengembangan industri gula yang berdaya saing. Gerakan tanam serentak ini menjadi langkah nyata dalam memperkuat ketahanan pangan dan mendukung terwujudnya swasembada gula nasional," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Pati, Ratri Wijayanto, S.STP., M.Si., menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Pati mendukung penuh program hilirisasi perkebunan, khususnya melalui pengembangan kawasan tebu lewat kegiatan Bongkar Ratoon dan perluasan areal tanam.

Baca Juga: Negara Amerika Latin Mulai Tanam Durian, Bernilai Ekonomi Tinggi dan Bermanfaat untuk Perbaikan Iklim

Menurutnya, selain meningkatkan produksi, program tersebut juga diharapkan mampu menciptakan nilai tambah komoditas tebu, membuka lapangan kerja, meningkatkan pendapatan petani, serta mempercepat pencapaian swasembada gula nasional.

Di sisi lain, petani penerima manfaat, Benando Wijaya, mengapresiasi dukungan pemerintah terhadap pengembangan komoditas tebu. Ia berharap program tersebut mampu meningkatkan produktivitas sekaligus kesejahteraan petani.

Melalui Gerakan Tanam Serentak, pemerintah menargetkan pengembangan komoditas perkebunan di berbagai daerah dapat berjalan lebih optimal. Program ini diharapkan mampu meningkatkan produktivitas, memperkuat ketersediaan bahan baku industri, mendorong hilirisasi, serta memberikan nilai tambah bagi perekonomian daerah dan kesejahteraan petani.

Editor : Hanif
#gerakan tanam serentak #hilirisasi perkebunan #Kementan #tebu #pati