Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Zodiak

Kemendikdasmen Siap Luncurkan Sekolah Nasional Terintegrasi Tahun Ini, Dimulai dari SMP di Setiap Kabupaten untuk Cetak SDM Berdaya Saing Global

Basilius Andreas Gas • Minggu, 5 Juli 2026 | 21:34 WIB
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti saat menghadiri acara di salah satu sekolah Muhammadiyah di Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Minggu (5/7). (ANTARA/Agung Dwi Prakoso)

PONTIANAK POST- Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) memastikan kesiapan melaksanakan program Sekolah Nasional Terintegrasi pada tahun ini sebagai langkah strategis memperkuat mutu pendidikan nasional sekaligus meningkatkan daya saing sumber daya manusia Indonesia di tingkat global.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu'ti di Yogyakarta, Minggu, mengatakan komitmen Presiden Prabowo Subianto dalam memajukan sektor pendidikan diwujudkan melalui sejumlah program sekolah unggulan yang dirancang untuk meningkatkan kualitas pendidikan nasional.

"Di antaranya program Sekolah Unggul Garuda yang merupakan unit sekolah baru yang dirancang menjadi sekolah yang berkelas dunia," kata Abdul Mu'ti.

Selain Sekolah Unggul Garuda, pemerintah juga mengembangkan program Sekolah Garuda Transformasi yang berfokus pada peningkatan kualitas sekolah unggulan agar menjadi satuan pendidikan bertaraf internasional.

"Dan yang ditugaskan kepada kami, insya Allah tahun ini kita mulai, adalah Sekolah Nasional Terintegrasi," ujarnya.

Abdul Mu'ti menjelaskan program Sekolah Nasional Terintegrasi akan dibangun secara bertahap dengan tahap awal menyasar jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) di setiap kabupaten.

"Awalnya Bapak Presiden mengusulkan dibangun di setiap kecamatan, tapi kemudian arahan beliau yang terakhir dibangun di setiap kabupaten dimulai dari jenjang pendidikan SMP," katanya.

Menurut dia, sekolah tersebut dirancang khusus untuk menampung peserta didik yang memiliki kemampuan akademik tinggi atau berada di atas rata-rata.

"Ini memang dirancang untuk mereka yang mempunyai kemampuan akademik yang tinggi atau di atas rata-rata dan semuanya tidak berasrama," ujarnya.

Ia mengatakan sejumlah daerah yang telah memenuhi kesiapan akan mulai menyelenggarakan program Sekolah Nasional Terintegrasi pada tahun ini.

"Tahun ini akan kami bangun di beberapa daerah yang sudah siap untuk menyelenggarakan pendidikan ini," katanya.

Abdul Mu'ti menambahkan penyusunan kurikulum Sekolah Nasional Terintegrasi telah rampung, sementara Kemendikdasmen kini mempersiapkan mekanisme rekrutmen tenaga pendidik untuk mendukung pelaksanaan program tersebut.

"Mudah-mudahan ajaran baru tahun ini sudah kita mulai beberapa Sekolah Nasional Terintegrasi," ujarnya.

Meski belum merinci daerah yang menjadi lokasi pelaksanaan tahap awal, ia memastikan proses pembelajaran akan memanfaatkan balai milik Kemendikdasmen di daerah sebelum pembangunan gedung sekolah selesai.

"Kami akan mulai beberapa diselenggarakan di balai-balai yang kita punya karena gedungnya kan belum ada, nanti kami akan mulai dulu skema pelaksanaannya seperti apa sambil kita bangun," katanya.

Menurut Abdul Mu'ti, seluruh program pendidikan yang dikembangkan pemerintah diarahkan untuk melahirkan sumber daya manusia yang unggul melalui peningkatan kualitas pendidikan sehingga mampu bersaing di tingkat internasional.

"Di era dunia yang semakin terbuka dan semakin ketat dengan persaingan itu kuncinya adalah kualitas dan keunggulan yang ini harus dijawab melalui pendidikan," ujarnya. (ant)

Editor : Basilius Andreas Gas
#Sekolah Nasional Terintegrasi #kemendikdasmen #berprestasi #siswa