Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Zodiak

Razia Narkoba Berujung Tewasnya 3 Polisi, Kompolnas Minta Bandar Diusut hingga Tuntas

Aristono Edi Kiswantoro • Senin, 6 Juli 2026 | 23:02 WIB
Kapolda Kalimantan Tengah Irjen Pol Iwan Kurniawan bersama jajaran mendoakan Ipda Anumerta Sumariyanto usai upacara pemakaman kedinasan di Kasongan, Kabupaten Katingan, Minggu (5/7). Ipda Sumariyanto merupakan satu dari tiga anggota Polri yang gugur saat operasi pemberantasan narkoba di Desa Kalemei, Katingan. (Foto: Jeri/Kalteng Pos)
Kapolda Kalimantan Tengah Irjen Pol Iwan Kurniawan bersama jajaran mendoakan Ipda Anumerta Sumariyanto usai upacara pemakaman kedinasan di Kasongan, Kabupaten Katingan, Minggu (5/7). Ipda Sumariyanto merupakan satu dari tiga anggota Polri yang gugur saat operasi pemberantasan narkoba di Desa Kalemei, Katingan. (Foto: Jeri/Kalteng Pos)

 

PONTIANAK POST – Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) turun langsung ke Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah, untuk mengumpulkan fakta terkait tewasnya tiga anggota Polri saat penggerebekan bandar narkoba di Desa Kalemei, Kecamatan Katingan Tengah. Kompolnas menegaskan kasus tersebut harus menjadi momentum memperkuat pemberantasan jaringan narkotika hingga ke akar-akarnya.

Tim Kompolnas melakukan koordinasi dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Katingan di Markas Polres Katingan, Senin (6/7). Pertemuan dihadiri Kapolres Katingan AKBP Dodik Hartono, Bupati Katingan Saiful, Dandim 1019/Katingan Letkol Kav Prima Wahyudi, serta sejumlah pejabat terkait.

Komisioner Kompolnas M. Choirul Anam mengatakan kunjungan tersebut bertujuan memperoleh fakta otentik mengenai insiden penggerebekan yang menewaskan tiga anggota Satresnarkoba Polres Katingan dan seorang warga sipil.

"Kami sangat prihatin dan berduka cita yang mendalam atas gugurnya tiga anggota Polri dalam tugas ini. Namun, peristiwa ini harus menjadi momentum bahwa pemberantasan narkoba tidak boleh berhenti," ujar Choirul Anam.

Menurutnya, pemberantasan jaringan narkoba harus dilakukan secara komprehensif dengan melibatkan seluruh pemangku kepentingan. Ia menegaskan aparat penegak hukum tidak boleh kalah menghadapi jaringan peredaran narkotika.

"Gembong-gembong narkoba harus ditindak dengan penegakan hukum yang maksimal. Kita tidak boleh kalah dengan jaringan narkoba di mana pun mereka berada, termasuk di Katingan," katanya.

Kapolres Katingan AKBP Dodik Hartono mengatakan penyidik telah mengamankan tiga orang yang diduga terlibat dalam insiden berdarah tersebut. Ketiganya berinisial S, N, dan R.

"Tiga orang terduga pelaku sudah berhasil kami amankan. Namun, perkembangan penanganan perkara belum dapat kami sampaikan secara menyeluruh demi kepentingan penyelidikan dan pengejaran di lapangan," ujarnya.

Penggerebekan bandar narkoba di Desa Kalemei pada Kamis (2/7) berujung bentrokan setelah keluarga dan warga sekitar memberikan perlawanan. Tiga anggota Satresnarkoba Polres Katingan, yakni Ipda Anumerta Sumariyanto, Briptu Anumerta Nopandri Ramadhana, dan Aiptu Anumerta Yudhie Perdana Putra, gugur dalam operasi tersebut.

Ketiganya dilaporkan sempat menyelamatkan diri ke Sungai Katingan setelah mendapat serangan dari massa. Namun, mereka akhirnya menjadi korban dalam insiden itu.

Sementara itu, Bupati Katingan Saiful menyatakan pemerintah daerah mendukung penuh langkah aparat kepolisian memberantas peredaran narkotika. Ia juga mengingatkan seluruh aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Katingan agar tidak terlibat dalam penyalahgunaan maupun peredaran narkoba.

"Kami akan mengambil tindakan tegas sesuai regulasi apabila ada ASN yang terlibat, baik sebagai pengguna maupun pengedar. ASN harus menjadi contoh dalam memerangi narkoba," tegasnya.

Sebelumnya, Polda Kalimantan Tengah menggelar upacara pemakaman kedinasan bagi Ipda Anumerta Sumariyanto di Tempat Pemakaman Umum Muslim Kasongan. Dalam upacara tersebut, Kapolda Kalimantan Tengah Irjen Pol Iwan Kurniawan menyerahkan secara simbolis kenaikan pangkat luar biasa anumerta dari Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo sebagai bentuk penghormatan atas pengorbanan almarhum saat menjalankan tugas pemberantasan narkotika. (ars)

Editor : Aristono Edi Kiswantoro
#tiga polisi tewas #razia narkoba Katingan #Polres Katingan #bandar narkoba #kompolnas