Jejak Sejarah 10 Gempa Dahsyat di NTT (1975–2026): Dari Tsunami Flores Hingga Nagekeo M 7,7

Miftahul Khair • Dipublikasikan Minggu, 16 Agustus 2026 | 15:18 WIB
Tim SAR melakukan evakuasi korban yang tertimbun di Maumere, NTT. (ANTARA/Sar Maumere)
Tim SAR melakukan evakuasi korban yang tertimbun di Maumere, NTT. (ANTARA/Sar Maumere)

PONTIANAK POST - Bencana gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 yang mengguncang Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT), kembali menjadi pengingat pahit akan tingginya kerentanan seismik di wilayah kepulauan tersebut.

Peristiwa tragis yang merenggut puluhan korban jiwa serta merusak ratusan infrastruktur ini bukanlah kali pertama terjadi, melainkan bagian dari rekam jejak panjang guncangan dahsyat yang kerap melanda Tanah Nusa Cendana.

​Secara geologis, letak wilayah NTT yang berada di zona benturan lempeng tektonik aktif menjadikannya salah satu kawasan paling rawan bencana gempa di Indonesia. Tragedi terbaru ini kian mempertegas pentingnya penguatan mitigasi kebencanaan dan tata ruang berbasis risiko di seluruh kabupaten/kota terdampak.

Baca Juga: Update Bencana Gempa NTT M 7,7: Korban Jiwa Capai 47 Orang dan 5 Bandara Terdampak

Jika menengok catatan historisnya, guncangan dalam skala sedang hingga destruktif telah berulang kali memicu kerusakan fisik hebat hingga merenggut ribuan nyawa. Mulai dari peristiwa tsunami Flores 1992 yang legendaris hingga serial gempa Alor dan Nagekeo, riwayat kebencanaan wilayah ini memperlihatkan pola ancaman yang teratur dalam lima dekade terakhir.

Berikut deretan 10 peristiwa gempa bumi dahsyat yang pernah melanda wilayah NTT dalam kurun waktu 51 tahun terakhir (1975–2026):

Jejak Sejarah 10 Gempa Dahsyat di Tanah Nusa Cendana (1975–2026)

Editor : Miftahul Khair
Jejak Sejarah gempa NTT nagekeo flores