Gempa M 6,5 Guncang Laut Jawa: BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami, Pontianak Aman

Miftahul Khair • Dipublikasikan Sabtu, 12 September 2026 | 19:55 WIB
Titik pusat gempa M6,5 dengan kedalaman 368 kilometer di Laut Jawa pada Sabtu (12/8). (ISTIMEWA)
Titik pusat gempa M6,5 dengan kedalaman 368 kilometer di Laut Jawa pada Sabtu (12/8). (ISTIMEWA)

PONTIANAK POST — Gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo 6,5 menghentak kawasan Laut Jawa pada Sabtu (12/9/2026) dini hari pukul 04.23.55 WIB. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengonfirmasi bahwa guncangan tersebut tidak berpotensi memicu gelombang tsunami.

​Berdasarkan hasil analisis pemutakhiran BMKG, episenter gempa terletak pada koordinat 5,24 derajat Lintang Selatan dan 106,78 derajat Bujur Timur, atau tepatnya berpusat di laut pada jarak 69 kilometer arah timur laut Kepulauan Seribu dengan kedalaman hiposenter mencapai 368 kilometer.

​BMKG mengategorikan peristiwa ini sebagai gempa bumi dalam (deep earthquake) yang dipicu oleh aktivitas deformasi batuan di dalam lempeng (intraslab).

Baca Juga: Tinjau Korban Gempa, Prabowo Salurkan Bantuan Rp200 Miliar dan Janjikan Bangun NTT hingga Desa

Terasa di Jawa-Sumatra, Pontianak Tidak Terdampak

​Meskipun berpusat di Laut Jawa dan berkedalaman dalam, energi gempa dirasakan cukup luas hingga ke sejumlah wilayah di Pulau Jawa dan Sumatra.

​Skala intensitas IV MMI (getaran dirasakan oleh banyak orang di dalam rumah) teridentifikasi di wilayah Pandeglang, Lebak, Serang, Sukabumi, Cianjur, hingga Kabupaten Tanggamus di Lampung. Selain itu, getaran dengan skala lebih rendah turut dilaporkan terasa hingga ke Bandung, Yogyakarta, Malang, Bengkulu, hingga Padang.

​Sementara itu, BMKG memastikan wilayah Kota Pontianak dan sekitarnya di Kalimantan Barat tidak masuk dalam daftar area yang merasakan guncangan gempa tersebut.

Klasifikasi Resmi BMKG

​Pihak BMKG sekaligus meluruskan kabar yang sempat beredar di media sosial mengenai spekulasi gempa bermagnitudo 4,7 berkedalaman 742 kilometer. BMKG menegaskan bahwa parameter resmi yang terverifikasi untuk peristiwa Sabtu pagi adalah magnitudo 6,5 dengan kedalaman 368 kilometer.

Baca Juga: 150.576 Warga Mengungsi akibat Gempa NTT, BNPB Catat 5.012 Gempa Susulan

​Hingga Sabtu pagi pukul 05.00 WIB, hasil pemantauan BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan (aftershock). Masyarakat diimbau untuk tetap tenang serta hanya mengupdate informasi dari kanal resmi BMKG.

Editor : Miftahul Khair
laut jawa bmkg pontianak gempa