Resmi Dilantik, Menkeu Suahasil Nazara Ungkap Instruksi Presiden Prabowo Soal APBN

Miftahul Khair • Dipublikasikan Senin, 14 September 2026 | 16:36 WIB
Suahasil Nazara resmi menjabat sebagai Menteri Keuangan Republik Indonesia usai dilantik Presiden Prabowo Subianto pada Senin (14/9). (DOK ANTARA)
Suahasil Nazara resmi menjabat sebagai Menteri Keuangan Republik Indonesia usai dilantik Presiden Prabowo Subianto pada Senin (14/9). (DOK ANTARA)

PONTIANAK POST – Tajuk kepemimpinan di benteng keuangan negara resmi berganti. Presiden Prabowo Subianto secara resmi melantik Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan Republik Indonesia di Istana Negara, Jakarta, pada Senin (14/9). Penunjukan ini menandai berakhirnya masa tugas Purbaya Yudhi Sadewa yang telah mengawal Kementerian Keuangan (Kemenkeu) selama setahun terakhir.

Usai mengucap sumpah jabatan, Suahasil membeberkan bahwa penetapan dirinya berlangsung dalam tempo yang sangat cepat. Pemberitahuan mengenai amanah baru tersebut baru diterimanya pada pagi hari sebelum prosesi pelantikan digelar petang harinya.

“Nah tentu ini adalah bentuk kepercayaan dari Bapak Presiden dan dari negara-negara publik Indonesia kepada saya. Dan saya menyampaikan terima kasih untuk kepercayaan tersebut dan semoga juga bisa menjalankan amanah yang diberikan oleh Bapak Presiden. Proses saya disampaikan pagi-pagi dan untuk bersiap untuk dikantikan pada sore hari ini,” ujar Suahasil kepada awak media di Istana Negara.

Baca Juga: Profil Lengkap Suahasil Nazara, Ekonom UI yang Kini Resmi Menjabat Menteri Keuangan RI

Terkait dengan tugas pokoknya ke depan, Suahasil menegaskan telah menerima petunjuk dan instruksi langsung dari Presiden Prabowo. Fokus utama pemerintah adalah memastikan postur Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tetap berada dalam kondisi prima serta memiliki daya tahan tinggi guna membiayai agenda-agenda strategis nasional.

“Arahan khusus dari Bapak Presiden adalah untuk menjaga keuangan negara. Artinya menjaga kesehatannya, menjaga kredibilitas dari keuangan negara tersebut. Jadi APBN sebagai bagian dari keuangan negara harus bisa menjalankan program-program prioritas pemerintah, karena itu APBN itu harus sehat. Selain APBNnya harus sehat, dia juga harus kredibel. APBN itu harus tetap dipercaya,” tegasnya.

Menindaklanjuti mandat tersebut, Suahasil siap mengonsolidasikan seluruh jajaran di Kemenkeu yang selama ini telah bekerja ekstra keras. Pendekatan pengelolaan fiskal akan difokuskan pada penguatan fungsi APBN sebagai katalisator pertumbuhan ekonomi nasional sekaligus benteng penstabil di tengah ketidakpastian kondisi makro.

Editor : Miftahul Khair
Suahasil Nazara menteri keuangan Presiden Prabowo apbn