Polemik Manajer KDMP: Dirut Agrinas Sempat Singgung Sabotase Struktural

Aristono Edi Kiswantoro • Dipublikasikan Rabu, 16 September 2026 | 22:46 WIB
Peserta Program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) mengikuti Pelatihan Dasar Kemiliteran (Latsarmil) calon manajer Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Brigif 1 Marinir Cilandak, Jakarta, Kamis (25/6/2026). Di tengah berlangsungnya program, pemerintah mengevaluasi prosedur pelatihan setelah empat peserta meninggal dunia di lokasi pendidikan yang berbeda. (ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/agr)
Peserta Program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) mengikuti Pelatihan Dasar Kemiliteran (Latsarmil) calon manajer Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Brigif 1 Marinir Cilandak, Jakarta, Kamis (25/6/2026). Di tengah berlangsungnya program, pemerintah mengevaluasi prosedur pelatihan setelah empat peserta meninggal dunia di lokasi pendidikan yang berbeda. (ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/agr)

 

PONTIANAK POST - Penempatan ribuan manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) belum sepenuhnya tuntas. PT Agrinas Pangan Nusantara menyatakan siap menerima dan menempatkan sekitar 13.000–15.000 manajer, tetapi prosesnya sempat tersendat di tingkat regulator.

Persoalan itu disampaikan Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara Joao Angelo De Sousa Mota melalui akun Instagram pribadinya. Ia mempertanyakan lambannya penempatan para manajer yang telah menunggu kepastian tugas.

Joao bahkan menduga terdapat persoalan struktural yang menghambat operasional program tersebut. Menurut dia, penempatan manajer semestinya dapat diselesaikan tanpa proses yang berlarut-larut.

“Hanya menempatkan orang kok susah sekali. Kok sedikit-sedikit harus ada uang dulu baru kerja. Ini kan bentuk pembangkangan atau deep state, seperti kata Bapak Presiden,” kata Joao dalam unggahannya, Senin (14/9).

Dipanggil Kementerian BUMN

Setelah menyampaikan kritik tersebut, Joao diundang ke Kantor Kementerian BUMN. Kepada Jawa Pos, ia membenarkan pertemuan itu turut membahas penempatan manajer KDKMP.

Joao tidak memerinci hasil pembicaraan tersebut. Namun, ia menyatakan persoalan sumber daya manusia dalam program KDKMP telah diselesaikan.

“SDM done,” kata Joao melalui pesan WhatsApp, Rabu (16/9).

Pernyataan tersebut belum berarti seluruh manajer akan ditempatkan secara serentak. Menurut Joao, penempatan dilakukan bertahap mengikuti wilayah koperasi masing-masing.

“Sesuai desa dan berjenjang,” ujarnya.

Jadwal Penempatan Belum Jelas

Agrinas belum mengungkap jadwal penyelesaian penempatan seluruh manajer. Belum dijelaskan pula jumlah tenaga yang telah mendapat lokasi tugas maupun tahapan yang harus dilalui sebelum mulai bekerja.

Kepastian penempatan diperlukan agar ribuan tenaga yang telah disiapkan tidak terus menunggu. Manajer memiliki peran penting dalam membangun tata kelola, menjalankan usaha, menyusun administrasi, dan memastikan koperasi memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat desa.

Pemerintah juga perlu menjelaskan hambatan yang sebelumnya disebut terjadi di tingkat regulator. Keterbukaan diperlukan untuk memastikan keterlambatan tidak mengganggu operasional puluhan ribu KDKMP yang telah dibentuk.

KDKMP dalam Angka

Data hingga 16 September 2026

Indikator Jumlah
Total koperasi 83.366
Telah memiliki akun 79.718
Memiliki NPWP 80.970
Memiliki NIB 60.827
Telah melaksanakan RAT 50.182
Laporan RAT masuk 5.020
Diverifikasi dinas 45.162
RAT masih berupa draf 14.506
Belum melaksanakan RAT 18.678
Simpanan pokok Rp29.633.231.725
Simpanan wajib Rp11.164.902.370
Volume transaksi 80.484
Nilai transaksi Rp206.754.659.186

Sumber: Sistem Informasi Manajemen Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. (bry/oni)

Editor : Aristono Edi Kiswantoro
manajer KDKMP PT Agrinas Pangan Nusantara penempatan manajer koperasi Joao Angelo De Sousa Mota Koperasi Merah Putih