PONTIANAK POST - Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor K.H. Hasan Abdullah Sahal berkelakar soal orang-orang yang mencari muka dalam sambutannya di depan Presiden Prabowo Subianto.
Kelakar itu disampaikan pada resepsi kesyukuran 100 tahun Gontor di Ponorogo, Jawa Timur, Sabtu (19/9/2026).
Berawal dari Candaan Kehadiran Presiden
Kiai Hasan mengaku nyaman berdiri di depan Prabowo, yang menurutnya merupakan presiden ketujuh yang berkunjung ke pondok tersebut.
Baca Juga: Prabowo Serukan “Free Palestine” di Gontor, Dapat Keffiyeh dari Dubes Palestina
Ia lalu bercanda tentang apa yang terjadi seandainya presiden batal hadir.
“Andai kata Pak Prabowo hari ini enggak datang, nah ini muka saya taruh di mana? Akhirnya saya harus cari muka. Sekarang banyak orang yang cari muka,” ujarnya dikutip dari kanal YouTube Sekretariat Presiden.
Ia kemudian merinci kelakarnya dengan deretan contoh.
“Orang enggak punya ijazah cari ijazah. Orang enggak punya nama cari nama. Orang enggak punya uang cari uang. Orang enggak punya jabatan cari jabatan. Orang enggak punya muka cari muka,” katanya.
Baca Juga: Sebut Sejumlah Keberhasilan, Prabowo: "Kita Bukan Pemimpin yang Omon-Omon Saja"
Hadirin sempat bertepuk tangan, yang langsung ditegur Kiai Hasan dengan berseloroh, “Tepuk tangan tidak pada waktunya. Sori, sori.”
Dari “Nggon Kotor” Jadi “Nggon Inspirator”
Dalam sambutan yang sama, Kiai Hasan bercerita tentang asal nama Gontor. Ia menyebut Gontor sebagai singkatan dari “nggon kotor” karena maraknya kemaksiatan pada masa awal. Kini, katanya, Gontor telah menjadi “nggon inspirator”.
Ia juga menegaskan bahwa 100 tahun Gontor adalah peringatan, bukan perayaan. Kiai Hasan bahkan mempersilakan santri mengkritik atau mendemo dirinya jika makan, pakaian, kendaraan, dan rumahnya melebihi milik santri.
“Inilah Gontor,” ujarnya.
Prabowo: Sambutannya Modern dan Efisien
Dalam sambutannya, Prabowo menyebut pidato Kiai Hasan sangat modern dan sangat efisien karena hanya menyapa hadirin dengan singkat.
Presiden menyebut Kiai Hasan sebagai panglima di lingkungan pondok, sementara dirinya hanya tamu.
Baca Juga: Prabowo Setuju, Malaysia Kirim Armada Pemadam ke Kalimantan, 1 Pesawat dan 3 Helikopter Meluncur
Usai acara, Prabowo meresmikan Balai Pertemuan Pondok Modern dan Fakultas Kedokteran Universitas Darussalam Gontor.
Editor : Khoiril Arif Ya'qob