PONTIANAK POST — Pemerintah melalui Kementerian Sosial (Kemensos) terus memacu penyaluran bantuan sosial (bansos) tahap ketiga hingga akhir September 2026.
Sebanyak tiga program utama, yakni Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT), serta Bantuan Pangan Beras, kini memasuki fase pencairan dengan realisasi telah melampaui 80 persen dari total kuota nasional 18,3 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM).
Penyaluran pada tahap ketiga ini mencakup alokasi periode Juli, Agustus, dan September 2026. Proses distribusi dilakukan secara bertahap yang disesuaikan dengan proses verifikasi data serta kesiapan mekanisme penyaluran di tiap daerah.
Baca Juga: Siap-Siap Bansos Beras 30 Kg Cair September 2026, Cek Status Penerima di Sini
Berdasarkan penetapan, sasaran penerima manfaat berasal dari warga yang masuk ke dalam kelompok kesejahteraan Desil 1 hingga Desil 4 (kelompok 40 persen terbawah). Penentuan ini mengacu pada Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS) per 10 Juli 2026 dan telah melewati penyaringan ketat Kemensos.
Rincian Tiga Bansos Cair September 2026
1. Program Keluarga Harapan (PKH) Tahap III
Besaran bantuan PKH disesuaikan dengan kategori spesifik penerima dalam satu keluarga, dengan rincian:
- Korban pelanggaran HAM berat: Rp2.700.000
- Ibu hamil/nifas dan Anak usia dini (0–6 tahun): Rp750.000
- Lansia (60+ tahun) dan Penyandang disabilitas berat: Rp600.000
- Pelajar SMA/sederajat: Rp500.000
- Pelajar SMP/sederajat: Rp375.000
- Pelajar SD/sederajat: Rp225.000
2. Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) / Program Sembako
Penerima BPNT dialokasikan dana sebesar Rp200.000 per bulan. Pada pencairan tahap III yang dirapel untuk tiga bulan sekaligus, setiap KPM akan mengantongi dana tunai total sebesar Rp600.000.
3. Bantuan Pangan Beras 30 Kilogram
Penyaluran bansos beras 10 kg per bulan juga dirapel sekaligus untuk periode Juli–September. Artinya, penerima akan membawa pulang total 30 kg beras. Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menargetkan Perum Bulog menyelesaikan distribusi bantuan sebesar 997,2 ribu ton ini kepada 33,2 juta KPM pada bulan September ini.
Baca Juga: Ribuan Bansos Sambas Terhenti akibat NIK Terindikasi Judol, Warga Bisa Ajukan Sanggahan
Tata Cara Cek Bansos via NIK KTP
Masyarakat dapat memeriksa status kepesertaan bansos secara mandiri. Berikut tahapan pengecekannya:
- Akses laman resmi Kemensos di tautan cekbansos.kemensos.go.id.
- Masukkan 16 digit Nomor Induk Kependudukan (NIK) sesuai KTP.
- Ikuti instruksi verifikasi keamanan (kode captcha) yang muncul di layar.
- Klik opsi Pencarian Data.
- Sistem DTSEN akan menampilkan status penerimaan bansos secara detail.
Di tengah bergulirnya program resmi ini, masyarakat diimbau untuk mewaspadai peredaran informasi palsu (hoaks) terkait bantuan tambahan yang belum jelas jadwalnya.
Salah satunya adalah desas-desus mengenai Bantuan Langsung Tunai (BLT) Kesra senilai Rp900.000. Hingga September 2026, pemerintah belum menerbitkan kepastian jadwal kelanjutan program tersebut. Masyarakat diminta hanya merujuk pada informasi dan kanal pengecekan resmi milik kementerian terkait. (*)
Editor : Miftahul Khair