Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Pertama Kalinya Juara Liga Europa

Super_Admin • Jumat, 28 Mei 2021 | 13:50 WIB
ANGKAT TROFI : Kapten Villarreal Raul Albiol dan rekan setimnya mengangkat trofi usai menjuarai Liga Europa dengan mengalahkan Manchester United lewat adu penalti di Stadion Miejski, Gdansk, Polandia (27/5).(Pool via REUTERS/MAJA HITIJ)
ANGKAT TROFI : Kapten Villarreal Raul Albiol dan rekan setimnya mengangkat trofi usai menjuarai Liga Europa dengan mengalahkan Manchester United lewat adu penalti di Stadion Miejski, Gdansk, Polandia (27/5).(Pool via REUTERS/MAJA HITIJ)
GDANSK-Villarreal menambahkan satu trofi kompetisi bergengsi Eropa pertama mereka ke dalam lemari koleksinya seusai menjuarai Liga Europa 2020/21. The Yellow Submarine menjadi juara seusai lewat penampilan perdana mereka di final kompetisi bergengsi Eropa, setelah sebelumnya hanya pernah menjuarai turnamen minor Piala Intertoto pada 2003 dan 2004.

Villarreal mengalahkan Manchester United, yang berstatus unggulan, dalam partai final yang harus ditentukan lewat adu penalti di Stadion Miejski, Gdansk, Polandia, Kamis dini hari (27/5).Ini jelas menjadi adu penalti terpanjang di final Liga Europa, karena kedua tim harus melakukan eksekusi hingga algojo ke-11 masing-masing.

Kendati merupakan raihan trofi perdana Villarreal, ini menjadi kali keempat bagi Unai Emery menjuarai Liga Europa, setelah sebelumnya menguasai tiga musim beruntun bersama Sevilla pada 2014-2016.

Dengan raihan kali ini, Villarreal menjadi wakil Spanyol keempat yang pernah menjuarai Liga Europa ataupun kompetisi pendahulunya, Piala UEFA, setelah Sevilla, Atletico Madrid dan Valencia.

Dalam 10 musim terakhir tim-tim Spanyol dan Inggris mendominasi gelar juara Liga Europa. Tujuh kali untuk Spanyol yang diwakili Atletico, Sevilla dan Villarreal serta tiga kali bagi Inggris yang diwakili MU dan Chelsea.

 

Kapten Villarreal, Raul Albiol mengungkapkan kegembiraannya setelah membantu klubnya mengangkat trofi Liga Europa 2020/21 dengan mengalahkan Manchester United 11-10 melalui drama adu penalti.

Albiol mengaku bahwa Villarreal sama sekali tidak mempersiapkan diri harus melakukan adu penalti menjelang pertandingan ini.
Namun, 11 pemain yang dipercaya sebagai algojo, termasuk penjaga gawang Jeronimo Rulli.
Pertandingan terpaksa diselesaikan melalui adu penalti setelah kedua tim bermain imbang 1-1 sepanjang 120 menit.

Albiol merupakan eksekutor ketujuh di adu penalti tersebut. Albiol mengatakan bahwa ia terakhir kali melakukan eksekusi penalti ketika masih kanak-kanak.

“Ini sungguh luar biasa, gila. Apa yang kami peroleh adalah sesuatu yang sangat besar. Tentunya kami harus menikmati ini dengan cara yang besar juga,” ujar Albiol dikutip Marca usai pertandingan.

Keberhasilan menjadi juara Liga Europa membuat Villarreal langsung mendapatkan tiga hadiah. Menurut Albiol, pemain Villarreal kini bisa menjalani liburan dengan senyum lebar.


“Kami mendapatkan tiga hadiah sekaligus. Selain juara, kami juga akan bermain di Liga Champions Eropa musim depan. Kami juga akan bertanding di Piala Super Eropa,” ucap bek berusia 35 tahun itu.

“Sekarang kami ingin pergi liburan sehebat mungkin, dan merayakannya dengan cara yang besar.”

Rekan setim Albion, Dani Parejo mendedikasikan gelar ini untuk presiden klub Fernando Roig yang tidak bisa hadir menyaksikan secara langsung.

Meski datang ke Gdansk dengan pesawat pribadi, UEFA melarang Roig masuk ke dalam stadion karena dirinya baru sembuh dari COVID-19. Hal ini sesuai dengan kebijakan yang diterapkan UEFA.

“Ini pertandingan yang sangat sulit, kami sangat kelelahan. Kami berusaha mengatasinya di momen tertentu, dan kami juga mencetak seluruh gol di adu penalti,” ucap Parejo.(ant) Editor : Super_Admin
#Villarreal #liga europa