PONTIANAK - Honda DBL with Kopi Good Day West Kalimantan Series 2024 kembali menghadirkan kisah menarik, salah satunya dari pasangan kakak-adik Nelsen Chen dan Marvell Chen.
Keduanya tampil membela tim basket putra SMA Santu Petrus Pontianak, menciptakan momen tak terlupakan di ajang kompetisi basket pelajar terbesar ini.
Bagi Nelsen, yang kini berada di tahun terakhirnya di SMA, kebersamaannya dengan sang adik, Marvell, menjadikan musim ini lebih istimewa.
Meski berbagi posisi yang sama sebagai shooting guard, mereka tetap saling mendukung di lapangan.
“Suka banget bisa bertanding bareng dan saling support. Tapi jarang dapat kesempatan main bareng di lapangan karena posisi kami sama,” ujar Nelsen, pemain bernomor punggung 11.
Nelsen mengungkapkan bahwa ia lebih dulu menggeluti dunia basket sejak kelas tiga SD atas dorongan ibunya. “Awalnya saya tidak tertarik dengan basket, tapi mama minta saya ikut ekstrakurikuler di sekolah biar ada kegiatan di luar rumah. Lama-lama saya suka sendiri,” kenang pemain kelahiran 2007 tersebut.
Kini, basket menjadi bagian yang mempererat hubungan kakak-adik ini. Diskusi hingga canda tawa soal basket telah menjadi rutinitas mereka sebelum tidur. “Biasanya kami bahas match, tapi lebih sering bercanda,” tambah Nelsen.
Sebagai pemain senior yang telah tiga tahun berpartisipasi di DBL, Nelsen merasa memiliki tanggung jawab untuk membimbing adik kelasnya, termasuk Marvell.
“Tahun ini berbeda, kami yang harus memotivasi adik kelas dan memastikan mereka siap bertanding,” ujar Nelsen.
Di sisi lain, bagi Marvell yang baru pertama kali mengikuti DBL, pengalaman ini penuh tantangan. “Rasanya senang bisa mewakili sekolah di tahun pertama, tapi juga gugup karena belum pernah bermain di ajang sebesar ini,” ungkap pemain bernomor punggung 4 tersebut.
Namun, Marvell merasa beruntung memiliki kakak dalam satu tim. “Jarang sekali ada kakak-adik yang bermain bersama di satu tim. Itu menjadi pengalaman yang sangat berharga bagi saya,” tambahnya.
Berada dalam tim yang sama, keduanya memiliki visi yang sejalan: melanjutkan dominasi SMA Santu Petrus yang telah menjadi juara sejak 2011. Langkah mereka menuju gelar juara semakin mendekat setelah mengalahkan SMA Taruna Bumi Khatulistiwa dengan skor telak 101-8 pada babak awal.
“Target kami jelas menjadi juara. Ini harapan kami semua di tim, dan saya ingin memberikan yang terbaik di last dance saya,” tutup Nelsen dengan optimisme.
Honda DBL with Kopi Good Day 2024-2025 berlangsung di 31 kota dan 23 provinsi di seluruh Indonesia. Setiap tahunnya, program ini memilih student athlete terbaik dari berbagai kota untuk diseleksi menjadi bagian dari DBL Indonesia All-Star melalui DBL Camp. (*/r)
Editor : Miftahul Khair