PONTIANAK - Perjuangan tim basket putri SMAN 7 Pontianak (Smunju) harus terhenti di babak semifinal Honda DBL with Kopi Good Day 2024 West Kalimantan Series setelah dikalahkan oleh tim putri SMA Santu Petrus pada laga yang berlangsung di GOR Perbasi Pontianak, Kamis (12/12).
Pertandingan berlangsung berat sebelah. Tim putri Santo Petrus mendominasi sejak awal laga hingga pertandingan berakhir dengan skor 112-4.
Meski harus menerima kekalahan telak, tim putri Smunju menjadikan hasil ini sebagai pembelajaran berharga untuk tampil lebih baik di masa depan.
Heri, pelatih tim basket putri Smunju, mengakui kekalahan timnya. Menurutnya, hasil tersebut wajar mengingat tim mereka baru dibentuk pada Oktober lalu dan hanya memiliki satu pengalaman bertanding sebelumnya di turnamen Pangdam Cup.
"Tim kita baru saja dibentuk Oktober lalu pas kejuaraan Pangdam, jadi hasil yang didapat sekarang lumrah bagi saya," kata Heri.
Meski kalah, Heri tetap mengapresiasi kerja keras para pemain yang telah berhasil mencapai babak semifinal. Ia berharap kekalahan ini menjadi motivasi bagi tim untuk terus berkembang.
"Harapannya anak-anak tidak putus semangat. Kekalahan ini bisa dijadikan acuan untuk ke depan agar lebih giat dan disiplin dalam berlatih," ujarnya.
Senada dengan pelatihnya, Nabila Setiani Salma, salah satu pemain Smunju, juga melihat kekalahan ini sebagai pengalaman berharga.
"Ini pengalaman pertama saya, jadi sangat penting untuk pembelajaran ke depan," kata Nabila.
Semangat tim putri Smunju untuk terus belajar dan berbenah diharapkan membawa hasil yang lebih baik di kompetisi berikutnya. (sap)
Editor : Miftahul Khair