Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Atletico Madrid vs Bayer Leverkusen, Ujian Berat Bagi Xabi yang Sulit Menang di Spanyol

A'an • Selasa, 21 Januari 2025 | 12:50 WIB
Xabi Alonso.
Xabi Alonso.

PONTIANAK POST – Xabi Alonso selalu mengawali karier bermain maupun pelatih di tanah Spanyol. Sebagai pemain, dia memulainya bersama Real Sociedad pada 1999. Begitu pula karier melatihnya. Dia start bersama Real Madrid U-14 pada 2018.

Akan tetapi, sebagai entrenador, Xabi belum pernah merasakan kemenangan di negerinya sendiri. Itu pun Xabi baru sekali pulang ke Spanyol sebagai der trainer Bayer Leverkusen.

Pelatih berjuluk La Barba Roja (Si Janggut Merah) itu meraih hasil seri 2-2 saat menghadapi tuan rumah Atletico Madrid dalam fase grup Liga Champions dua musim lalu (2022–2023).

Momen yang berulang dalam matchday ketujuh fase league Liga Champions di Estadio Riyadh Air Metropolitano dini hari nanti (siaran langsung beIN Sports Connect/Vidio pukul 03.00 WIB).  Xabi pun kembali head-to-head dengan Diego Simeone, entrenador Atletico.

Kepada Marca, Xabi menyebut kekuatan Leverkusen musim ini sudah lebih dibandingkan musim sebelumnya. Apalagi dibandingkan pertemuan di Metropolitano sebelumnya karena saat itu Xabi baru tiga pekan menangani Leverkusen.

”Saat itu (pertemuan sebelumnya di Metropolitano, Red), aku dalam masa adaptasi di lapangan. Kini aku punya banyak waktu untuk merancang strategi klub ini. Aku merasa tim ini sudah jadi milikku sekarang,’’ tutur Xabi.

”Kami juga mempunyai fleksibilitas untuk mengubah sistem permainan,’’ sambungnya. Xabi yang biasa menggunakan 3-4-2-1 disebut bisa memainkan skema empat bek (4-4-2 atau 4-2-3-1) untuk mengimbangi Atletico dini hari nanti.

Leverkusen dalam momen bagus untuk menyulitkan Atletico karena klub berjuluk Los Colchoneros itu dipecundangi tuan rumah CD Leganes 0-1 di LALIGA akhir pekan lalu (18/1).

Bukan hanya streak menang yang terhenti di angka 15, skuad besutan Diego Simeone harus merelakan status sebagai pemuncak klasemen direbut oleh Real Madrid kemarin (20/1) dini hari.

’’Kekalahan ini tentu saja menyakitkan. Sebab, sekali Anda kalah, maka Anda tidak akan sulit untuk dikalahkan lagi,’’ ungkap Cholo –julukan Simeone.

Hal itulah yang ingin dihindari Cholo. Terlebih, Atletico butuh kemenangan untuk mempertahankan peluang lolos langsung ke babak 16 besar Liga Champions.

”Tim ini akan bangkit lagi. Kami bakal move on (dari kekalahan oleh Leganes, Red),” kata gelandang Atletico Conor Gallagher kepada Mundo Deportivo. (ren/dns)

 

 

Editor : A'an
#bayer leverkusen #Atletico Madrid #Liga Chammpions #xabi alonso