PONTIANAK POST - Dony Tri Pamungkas mendapatkan pujian dari pendukung Timnas Indonesia U-23 meski kalah di final Piala AFF U-23. Pada laga final melawan Vietnam U-23, Garuda Muda harus mengakui kekalahan dengan skor 1-0 di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa (29/7) malam.
Bek kiri Persija Jakarta tersebut banyak melakukan aksi yang menyita perhatian penonton. Aksi-aksi tersebut terekam baik di posting-an Instagram Ardian Bakil seorang sports videographer.
Dony Tri juga mengunggah ulang video tersebut di akun Instagram. Selama bermain 90 menit, Dony Tri Pamungkas cukup membuat repot sisi kiri pertahanan Vietnam U-23. Penampilannya itu membuat para pendukung memberikan komentar positif di unggahan video Instagram Ardian Bakil.
Bek kiri 20 tahun tersebut dipuji karena selalu menunjukkan kelincahan dan kemampuan olah bolanya dalam membongkar pertahanan Vietnam U-23.
"Gila sih ini pemain, lari terus," komentar pendukung di posting-an yang sama.
"Dony Tri memang beda dari yang lain, dia tahu cara bermain yang cantik dan lihai," komentar pendukung yang lain.
Dony Tri juga dianggap selalu menampilkan permainan yang konsisten sepanjang Piala AFF U-23 berlangsung.
"Ini pemain selalu konsisten, yang saya tunggu selalu permainannya. Semoga dia bisa tembus ke timnas senior," komentar pujian pendukung yang berharap agar pemain nomor punggung 5 itu bisa dipanggil ke Timnas Indonesia asuhan Patrick Kluivert.
Namun di laga final kemarin malam, Dony Tri dipasang Gerald Vanenburg sebagai seorang deep lying playmaker yang dianggap tidak bermain dengan baik.
"Tidak maksimal sebagai gelandang, lumayan bagus ketika balik ke posisi bek kiri," kritik dari komentar pendukung.
Sepanjang turnamen, Dony Tri selalu dimainkan Gerald Vanenburg. Pemain kelahiran Boyolali tersebut bermain sebanyak lima pertandingan hingga lolos ke final AFF U-23 dengan total menit bermain 386 menit.
Tidak hanya bermain sebagai bek kiri, Dony Tri juga sering diubah posisi bermainnya oleh Gerald Vanenburg. Dia bermain sebagai gelandang saat melawan Vietnam U-23 di final dan laga semifinal menghadapi Thailand U-23.
Baca Juga: DPRD Sahkan Perda APBD 2024, Mempawah Pertahankan WTP Kesembilan
Kegagalan Timnas Indonesia U-23 di Piala AFF U-23 menjadi pelajaran penting untuk persiapan menuju Kualifikasi Piala Asia U-23, September mendatang. Garuda Muda tergabung di Grup J bersama Korea Selatan, Laos, dan Makau.
Aksi-aksi dari Dony Tri Pamungkas juga akan dinantikan di ajang tersebut. Dengan penampilan apiknya di Piala AFF U-23, apakah dia mampu membawa Timnas Indonesia U-23 kembali lolos ke Piala Asia U-23 2026? (jpc)
Editor : Hanif