PONTIANAK POST – Perhelatan akbar Wali Kota Cup 2025 cabang olahraga basket terus memanas. Memasuki hari kelima belas penyelenggaraan di Lim Tau Huat Hall (Gor Perbasi) Pontianak, kategori SMA Putra telah merampungkan empat laga awal fase knockout dengan hasil yang didominasi kemenangan telak.
Empat tim unggulan berhasil mengamankan tempat di babak selanjutnya setelah menunjukkan performa superior di lapangan.
Hasil Pertandingan Babak Knockout SMA Putra
Pertandingan pertama mempertemukan SMA Gembala Baik B melawan SMK Immanuel 1. SMK Immanuel 1 tampil dominan sejak tip-off dan berhasil membungkam perlawanan Gembala Baik B dengan skor akhir telak 60-10. Kemenangan ini memastikan langkah SMK Immanuel 1 di turnamen bergengsi ini.
Baca Juga: Wali Kota Cup 2025: SD Suster, SMP Bina Mulia, dan SMP Kristen Immanuel Dominasi Hari Ke-14
Selanjutnya, kejutan terjadi pada laga antara SMA Santu Petrus A melawan SMA Mujahidin. Santu Petrus A tanpa ampun menghancurkan pertahanan lawan, menutup pertandingan dengan skor fantastis 110-13. Hasil ini mengirimkan pesan kuat kepada tim-tim lain mengenai ambisi Santu Petrus A meraih gelar juara.
Pertarungan sengit justru tersaji antara dua tim favorit, SMAN 1 Pontianak dan SMAN 7 Pontianak. Meskipun SMAN 7 berupaya memberikan perlawanan, SMAN 1 Pontianak menunjukkan mental juara dan akhirnya unggul dengan skor akhir 36-22, mengamankan tiket ke babak selanjutnya.
Laga lainnya mempertemukan SMA Taruna Bumi Khatulistiwa (TBK) dengan SMA Bina Mulia B. SMA Taruna Bumi Khatulistiwa berhasil mengendalikan permainan, meski Bina Mulia B sempat memberikan perlawanan. Taruna Bumi Khatulistiwa menutup thriller ini dengan kemenangan 47-37.
Dengan hasil ini, empat tim kategori SMA Putra yang telah memastikan diri melaju ke babak berikutnya adalah SMK Immanuel 1, SMA Santu Petrus A, SMAN 1 Pontianak, dan SMA Taruna Bumi Khatulistiwa.
Turnamen Walikota Cup 2025 diprediksi akan semakin menarik dengan menyisakan empat pertandingan knockout lainnya yang akan menentukan delapan tim terbaik di kategori SMA Putra. (*)
Editor : Miftahul Khair