PONTIANAK POST - Popsivo Polwan membuka langkahnya di kompetisi Proliga dengan hasil positif setelah mengalahkan Medan Falcons dalam laga perdana musim ini di GOR Terpadu Ayani, Pontianak, Kamis (8/1). Meski berhasil meraih kemenangan, kedua tim dinilai masih belum menampilkan performa terbaik akibat minimnya laga uji coba sebelum kompetisi resmi bergulir.
Pelatih Popsivo Polwan, Darko Dobreskov, mengakui kemenangan tersebut menjadi modal penting di awal musim. Namun ia menilai permainan kedua tim masih terlihat kaku karena ini merupakan pertandingan resmi pertama mereka.
“Musim baru saja dimulai dan kami tidak punya banyak pertandingan uji coba. Karena itu, perkembangan tim harus kami lakukan melalui pertandingan resmi seperti ini,” ujar Darko.
Menurutnya, Popsivo Polwan memiliki sedikit keunggulan dari sisi kualitas individu dibanding Medan Falcons. Meski begitu, ia menegaskan keunggulan tersebut bukan jaminan dan tidak boleh membuat timnya cepat berpuas diri.
“Kami mungkin sedikit lebih unggul secara individu, tetapi itu tidak menjamin apa pun. Kemenangan tetap harus ditentukan di lapangan,” tegasnya.
Darko menambahkan, tensi pertandingan cukup tinggi karena laga ini menjadi pembuka musim bagi kedua tim. Setelah kemenangan ini, fokus Popsivo Polwan langsung diarahkan ke laga berikutnya dengan melakukan evaluasi dan menyusun strategi berdasarkan materi pertandingan musim lalu.
Sementara itu, pemain Popsivo Polwan, Gendis, menilai persiapan timnya sudah lebih matang dibanding sebelumnya. Meski menang, ia menyebut masih banyak aspek permainan yang perlu diperbaiki.
“Kami masih punya banyak hal untuk dievaluasi. Dari pertandingan ini terlihat apa saja yang harus diperbaiki supaya ke depan kami bisa tampil lebih baik,” kata Gendis.
Di kubu Medan Falcons, pelatih mengakui timnya sebenarnya memiliki peluang untuk memenangkan pertandingan, terutama pada dua set awal. Namun banyaknya kesalahan sendiri, terutama di poin-poin krusial, membuat momentum beralih ke Popsivo Polwan.
“Kami kehilangan terlalu banyak poin, khususnya setelah poin ke-20. Itu memberi kesempatan lawan untuk berkembang dan kami tidak bisa menghentikannya,” ujarnya.
Ia menilai tekanan bukan berasal dari penonton, melainkan dari dalam lapangan akibat kesalahan yang terus berulang. Meski menelan kekalahan, ia menegaskan pertandingan ini menjadi pelajaran penting bagi timnya yang baru pertama kali tampil bersama di Proliga.
“Kami masih belajar. Kami kalah hari ini, tapi besok adalah hari yang baru. Fokus kami sekarang adalah memperbaiki diri dan mempersiapkan pertandingan selanjutnya,” pungkasnya. (mdy)
Editor : Miftahul Khair