Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Zodiak

Proliga 2026: Gagal Menjaga Konsistensi, Electric PLN Lepas Kemenangan atas Pertamina Enduro

Meidy Khadafi • Sabtu, 10 Januari 2026 | 14:52 WIB
Pertandingan hari kedua Proliga di Kota Pontianak antara Jakarta Pertamina Enduro melawan Jakarta Electric PLN Mobile, Jumat (9/1).
Pertandingan hari kedua Proliga di Kota Pontianak antara Jakarta Pertamina Enduro melawan Jakarta Electric PLN Mobile, Jumat (9/1).

PONTIANAK POST - Keunggulan dua set awal gagal dimaksimalkan Jakarta Electric PLN pada Putaran 1 Proliga 2026 Seri Pontianak. Menghadapi Jakarta Pertamina Enduro di GOR Ahmad Yani, Jumat (9/1). Electric PLN harus mengakui keunggulan lawan dengan skor tipis 2-3 (25-20, 25-22, 22-25, 17-25, 8-15).

Pertandingan yang berlangsung lebih dari dua jam tersebut sejatinya berada dalam kendali Electric PLN pada paruh awal laga. Permainan agresif Neriman Ozsoy dan Celeste Plak membuat timnya tampil efektif dan percaya diri, sekaligus menekan Pertamina Enduro yang masih terlihat belum stabil.

Namun, situasi berubah drastis mulai set ketiga. Konsistensi permainan Electric PLN mulai menurun, terutama pada aspek receive dan penyelesaian serangan. Kesalahan demi kesalahan memberi celah bagi Pertamina Enduro untuk bangkit dan memperpanjang napas pertandingan.

Momentum yang mulai berpindah tak mampu lagi direbut Electric PLN. Pada set keempat, mereka semakin tertekan dan gagal keluar dari ritme permainan lawan. Tekanan berlanjut hingga set penentuan, di mana Electric PLN kesulitan mengembangkan permainan dan akhirnya menyerah 8-15.

Asisten Pelatih Jakarta Electric PLN, Alim Suseno, menyebut kegagalan mempertahankan fokus menjadi catatan penting timnya. Ia menilai laga ini sebagai pelajaran berharga di awal kompetisi.

“Kami sudah unggul 2-0, tetapi mulai set ketiga banyak kesalahan sendiri, terutama di poin-poin krusial. Ini menjadi evaluasi penting agar ke depan kami bisa lebih konsisten,” ujarnya.

Alim juga menyinggung kondisi tim yang belum sepenuhnya ideal, seiring adanya pemain yang masih dalam proses pemulihan pascaoperasi. Hal tersebut berdampak pada rotasi dan intensitas permainan sepanjang laga.

Senada, pemain Electric PLN Khalisa menyatakan bahwa timnya masih membutuhkan waktu untuk mencapai performa terbaik. “Kami siap bertanding, tetapi kondisi tim memang belum 100 persen. Kami berharap ke depan bisa tampil lebih solid,” katanya.

Di sisi lain, kebangkitan Pertamina Enduro menjadi bukti efektivitas penyesuaian strategi dan kekuatan mental mereka. Pelatih Bulent Karslioglu menilai laga ini sangat penting bagi proses pembentukan tim barunya.

“Kami masih dalam tahap saling mengenal. Kemenangan ini menunjukkan bahwa tim memiliki karakter untuk bangkit, meski permainan belum sempurna,” ucapnya.

Bagi Electric PLN, kekalahan ini menjadi pengingat bahwa keunggulan awal belum menjamin kemenangan. Sementara bagi Pertamina Enduro, hasil tersebut menjadi modal kepercayaan diri menatap pertandingan-pertandingan berikutnya di Proliga 2026. (mdy)

Editor : Miftahul Khair
#proliga 2026 #Pertamina Enduro #pontianak #Jakarta Electric PLN