PONTIANAK POST - Hari ketiga perhelatan Honda DBL With Kopi Good Day 2026 West Kalimantan yang berlangsung di GOR Perbasi Pontianak, Minggu (25/1), menyajikan laga seru antara tim putra SMAN 5 Pontianak (Smanma) melawan Putra Maranatha Pontianak. Pertandingan ini berakhir dengan kemenangan telak bagi Putra Maranatha dengan skor 61–4.
Sejak awal kuarter pertama, Putra Maranatha langsung menunjukkan dominasinya. Memasuki menit keempat, mereka sukses menorehkan 6 poin lebih dulu. Sementara itu, Smanma baru mampu memecah kebuntuan mendekati menit kelima lewat 2 poin. Kuarter pertama pun ditutup dengan skor 13–2 untuk keunggulan Putra Maranatha.
Dominasi Putra Maranatha berlanjut di kuarter kedua. Serangan demi serangan terus dilancarkan tanpa banyak perlawanan berarti dari Smanma. Hingga kuarter kedua berakhir, papan skor menunjukkan 24–2 masih untuk keunggulan Putra Maranatha.
Memasuki kuarter ketiga, Smanma sempat menambah poin, namun Putra Maranatha tetap sulit dibendung. Kuarter ketiga ditutup dengan skor 38–4. Pada kuarter terakhir, Putra Maranatha semakin tak terbendung dan terus memperlebar jarak hingga pertandingan berakhir dengan skor 61–4.
Pelatih tim basket Putra Maranatha, Sudarno, mengaku bersyukur atas kemenangan yang diraih anak asuhnya. Meski begitu, ia menyebut kemenangan ini terasa spesial karena tim putri Maranatha harus menelan kekalahan sebelumnya.
“Puji Tuhan, di kuarter ketiga dan keempat kita bisa bangkit dan menyesuaikan permainan,” ujar Sudarno.
Sementara itu, pelatih tim putra SMAN 5 Pontianak, Ardi, mengakui keunggulan lawan. Ia menilai faktor pengalaman dan mentalitas masih menjadi pekerjaan rumah bagi timnya.
“Anak-anak SMA 5 memang kurang pengalamannya. Mereka sudah kalah dari segi mentalitas, banyak yang harus dievaluasi lagi,” ungkap Ardi. (sap)
Editor : Miftahul Khair