Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

BLACK OUT SMAN 2 Pontianak Tampil Memukau di Azarine DBL Dance Competition 2026

Miftahul Khair • Minggu, 25 Januari 2026 | 21:39 WIB
Penampilan Black Out Tim Dance SMAN 2 Pontianak di Azarine DBL Dance Competition. Minggu, (25/) GOR Perbasi Pontianak.
Penampilan Black Out Tim Dance SMAN 2 Pontianak di Azarine DBL Dance Competition. Minggu, (25/) GOR Perbasi Pontianak.

PONTIANAK POST - Azarine DBL Dance Competition yang menjadi bagian dari rangkaian Honda DBL With Kopi Good Day 2026 West Kalimantan kembali menyuguhkan pertunjukan menarik pada hari ketiga pelaksanaan, Minggu (25/1), di GOR Perbasi Pontianak. Salah satu penampilan yang berhasil mencuri perhatian penonton datang dari tim dance SMAN 2 Pontianak (Smanda), BLACK OUT.

Tampil di hadapan penonton yang memadati GOR Perbasi Pontianak, BLACK OUT sukses membawakan tema besar “Shine Like a Star”. Mengenakan kostum kuning berkilap, para dancer tampil enerjik dan percaya diri, selaras dengan konsep yang mengangkat kisah perjalanan seorang anak desa yang bercita-cita menjadi idol.

Melalui koreografi yang dinamis, BLACK OUT menggambarkan proses perubahan seorang anak desa yang awalnya kurang percaya diri, kemudian berproses melalui kerja keras hingga akhirnya mampu bersinar sebagai bintang. Cerita tersebut dikemas secara emosional dan berhasil tersampaikan dengan baik kepada penonton.

Anggota tim dance BLACK OUT, Anggita Wardani yang akrab disapa Anggi, mengungkapkan bahwa penampilan tersebut merupakan hasil dari proses latihan yang cukup panjang dan melelahkan.

“Latihannya lumayan panjang. Hampir setiap hari kami latihan sepulang sekolah, mulai dari ngerapihin gerakan sampai pendalaman ekspresi biar ceritanya bisa sampai ke penonton,” ujar Anggi.

Hal senada juga disampaikan oleh Salsabila yang biasa dipanggil Oca. Ia mengatakan bahwa kekompakan menjadi kunci utama timnya bisa tampil maksimal di atas panggung.

“Kami sering evaluasi bareng, kadang capek tapi saling ngingetin. Dari situ kami belajar buat kompak dan percaya diri, karena konsepnya memang tentang proses menuju percaya diri,” kata Oca.

Kerja keras tersebut pun terbayar dengan sambutan meriah dari penonton. Tepuk tangan dan sorakan mengiringi setiap bagian penampilan BLACK OUT, menambah semangat para dancer hingga akhir pertunjukan. (sap)

Editor : Miftahul Khair
#basket #Azarine DBL Dance Competition #West Kalimantan