PONTIANAK POST - Laga semifinal AZA 3x3 Competition berlangsung sengit dan penuh tensi. Sejumlah tim terbaik harus berjuang ekstra keras demi mengamankan satu tiket menuju partai final.
Pada pertandingan pertama sektor putri, tim SMA Santo Paulus Pontianak berhadapan dengan Putri SMA Santo Petrus Pontianak. Sejak awal laga, kedua tim saling menekan, namun Putri Santo Petrus tampil lebih efektif dalam memanfaatkan peluang. Hingga peluit akhir dibunyikan, Putri Petrus memastikan kemenangan dengan skor 4–10.
Laga semifinal putri selanjutnya mempertemukan Putri SMAN 8 Pontianak melawan Putri SMAN 4 Pontianak. Pertandingan berlangsung ketat sejak menit awal dengan jual beli serangan yang intens.
Namun, Putri SMAN 4 Pontianak mampu menunjukkan dominasi permainan dan keluar sebagai pemenang dengan skor meyakinkan 2–12. Hasil ini mengantarkan Putri SMAN 4 Pontianak melaju ke babak final dan akan berhadapan dengan Putri Santo Petrus Pontianak.
Pemain Putri SMAN 4 Pontianak, Rainasya Putri, mengaku sangat senang dan bersyukur atas pencapaian timnya. Ia menyebut ini merupakan pengalaman pertamanya mengikuti ajang Honda DBL With Kopi Good Day West Kalimantan dan langsung berhasil menembus partai puncak.
“Tentunya senang dan bersyukur karena ini kali pertama saya ikut DBL,” ujar pemain yang akrab disapa Syasa tersebut.
Sementara itu di sektor putra, laga semifinal mempertemukan tim SMA Santo Petrus Pontianak melawan SMA Bina Mulya Pontianak. Pertandingan berlangsung panas sejak awal, dengan kedua tim terus berkutat di area bawah ring. Namun, Putra Santo Petrus tampil dominan dan terlalu tangguh untuk dibendung. Pertandingan pun berakhir dengan skor telak 11–1 untuk kemenangan Putra Petrus.
Masih di sektor putra, semifinal lainnya mempertemukan SMA Santo Fransiskus Asisi Pontianak melawan SMA Santo Paulus Pontianak. Duel berlangsung imbang dan sarat adu fisik, dengan kedua tim saling melancarkan serangan. Pertarungan ketat di bawah ring mewarnai jalannya laga hingga menit akhir. Dewi Fortuna akhirnya berpihak pada Putra Santo Paulus Pontianak yang sukses mengamankan kemenangan tipis 2–1.
Pemain Putra Santo Paulus Pontianak, Wedi Sipajedi, mengaku sangat senang atas keberhasilan timnya melaju ke final. Ia menyebut pertandingan yang berlangsung sengit sempat membuatnya tegang, namun solidnya pertahanan tim menjadi kunci kemenangan.
“Senang sekali, tadi untung defence kami lebih baik dari kemarin,” kata Wedi.
Kemenangan tersebut memastikan Putra Santo Paulus Pontianak melangkah ke partai final dan akan kembali bertemu rival mereka, SMA Santo Petrus Pontianak, dalam laga puncak AZA 3x3 Competition. (sap)
Editor : Miftahul Khair