PONTIANAK POST - Ketidakpastian menyelimuti partisipasi Timnas Iran di Piala Dunia FIFA 2026 setelah federasi sepak bola negara tersebut mengajukan permintaan perubahan lokasi pertandingan.
Presiden Federasi Sepak Bola Iran, Mehdi Taj, mengungkapkan pihaknya tengah bernegosiasi dengan FIFA agar laga yang semula dijadwalkan berlangsung di Amerika Serikat dipindahkan ke Meksiko.
Ia menegaskan, faktor keamanan menjadi alasan utama di balik permintaan tersebut.
“Ketika Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan tidak dapat menjamin keamanan tim nasional Iran, tentu kami tidak akan pergi ke Amerika,” ujar Taj dalam pernyataan yang dikutip melalui akun resmi kedutaan Iran di Meksiko.
“Kami sedang bernegosiasi dengan FIFA untuk memainkan pertandingan Piala Dunia di Meksiko,” lanjutnya.
Kekhawatiran tersebut muncul di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik menyusul konflik antara Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran yang memanas sejak Februari 2026.
Sebelumnya, Presiden AS Donald Trump menyatakan Iran tetap diperbolehkan mengikuti turnamen, namun mengakui situasi sensitif.
“Mereka dipersilakan datang, tetapi mungkin tidak bijak bagi mereka bermain di Amerika demi keselamatan mereka sendiri,” katanya.
Iran sendiri telah memastikan tiket ke putaran final sebagai salah satu dari 48 peserta, bahkan menjadi tim Asia pertama yang lolos pada 25 Maret 2025.
Berdasarkan jadwal awal, Iran dijadwalkan memainkan dua laga fase grup di Los Angeles dan satu pertandingan di Seattle.
Namun, situasi keamanan yang memburuk membuka kemungkinan ekstrem, termasuk potensi pengunduran diri dari turnamen.
Jika itu terjadi, langkah tersebut akan menjadi kasus langka dalam sejarah modern Piala Dunia dan memaksa FIFA mencari pengganti dalam waktu singkat.
Sementara itu, Konfederasi Sepak Bola Asia menyatakan belum menerima pemberitahuan resmi terkait kemungkinan mundurnya Iran.
Federasi Iran juga disebut masih berkomitmen untuk tampil, meski kondisi yang terus berubah membuat keputusan akhir belum dapat dipastikan.[]
Editor : Budi Miank