PONTIANAK POST – Jakarta Bhayangkara Presisi (JBP) Indonesia sukses meraih gelar juara usai menaklukkan Foolad Sirjan Iranian (FSI) Iran pada Grand Final AVC Men’s Volleyball Champions League 2026 di GOR Terpadu A Yani, Minggu (17/5) malam.
JBP membuka laga dengan meyakinkan. Pada set pertama, tim tuan rumah menang dengan skor 25-20. Memasuki set kedua, pertandingan berlangsung ketat dengan kejar-kejaran angka dan beberapa kali terjadi deuce. Namun, FSI mampu menyamakan kedudukan setelah menang 26-24.
Set ketiga kembali berlangsung sengit. Kedua tim saling menekan hingga poin-poin akhir. JBP akhirnya mengamankan set ini dengan skor 25-23. Pola serupa terjadi pada set keempat. Duel ketat kembali tersaji sebelum JBP memastikan kemenangan 25-23.
Hasil tersebut memastikan JBP keluar sebagai juara dengan skor akhir 3-1. Selain medali emas, JBP juga berhak atas hadiah sebesar USD 20 ribu. Sementara FSI harus puas sebagai runner up dengan medali perak dan hadiah USD 15 ribu.
Salah satu pemain JBP, Farhan, mengaku pertandingan berjalan luar biasa dan menjadi pengalaman berharga baginya.
Ia menilai bisa bermain bersama dan menghadapi pemain level atas menjadi momen penting dalam kariernya.
Farhan juga mengapresiasi dukungan penonton di Pontianak dan Kalimantan Barat (Kalbar) yang dinilai sangat luar biasa.
“Penonton Pontianak, Kalimanta Barat ini luar biasa,” katanya.
Pelatih JBP, Toiran Reidel, mengatakan timnya akan segera fokus pada persiapan menghadapi kejuaraan dunia yang dijadwalkan berlangsung pada Desember mendatang.
Ia menyebut waktu persiapan masih cukup untuk mematangkan tim. “Persiapan kejuaraan dunia bulan 12, kami masih punya waktu cukup panjang untuk persiapan,” ujarnya.
Sementara itu, Manajer tim JBP yang juga Kapolda Kalbar, Irjen Pol Pipit Rismanto, menyampaikan rasa syukur atas keberhasilan tersebut.
Ia menyebut kemenangan ini menjadi kebahagiaan bagi masyarakat Kalbar, sekaligus membalas kekalahan dari tim yang sama pada 2025 lalu.
Menurutnya, keberhasilan ini bukan akhir, melainkan awal untuk menghadapi level yang lebih tinggi. JBP bersama FSI dipastikan akan tampil di ajang world champion.
Evaluasi terhadap kelemahan tim akan dilakukan, meski secara umum komposisi pemain diperkirakan tetap dipertahankan.
Ia juga menambahkan, sejumlah pemain asing menilai penyelenggaraan turnamen di Pontianak menjadi salah satu yang terbaik. “Perisapan world champion tentunya nanti kita lihat, formasi kita masih sama, hanya nanti kita evaluasi beberapa kelemahan-kelemahan yang akan diperbaiki,” tutupnya. (bar)
Editor : Aristono Edi Kiswantoro