PONTIANAK POST – Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kalimantan Barat pada Rabu (17/6), menghasilkan sejumlah keputusan strategis sebagai pedoman pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalbar 2026.
Ketua KONI Kalbar, Daud Yordan mengatakan dalam forum tersebut berbagai usulan dari Komisi A dan Komisi B dibahas dan disepakati untuk mendukung kesiapan penyelenggaraan Porprov yang dijadwalkan berlangsung pada akhir tahun.
"Salah satu keputusan penting adalah diterimanya delapan cabang olahraga baru untuk bergabung dalam kepengurusan KONI. Selain itu, kami juga menetapkan sejumlah aturan terkait jadwal pelaksanaan Porprov, mutasi atlet, serta beberapa regulasi lainnya yang akan menjadi acuan bagi seluruh pengurus provinsi cabang olahraga," ujarnya.
Baca Juga: KONI Kalbar Satukan Pengurus Kabupaten dan Kota, Persiapan Porprov 2026 Harus Matang
Menurut Daud, hasil Rakerprov tersebut diharapkan dapat menjadi pedoman bagi seluruh pengurus cabang olahraga dalam mempersiapkan atlet terbaiknya menghadapi ajang olahraga terbesar di tingkat provinsi tersebut.
Terkait persiapan penyelenggaraan Porprov, KONI Kalbar saat ini masih terus melakukan koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat serta berbagai pihak terkait melalui satuan tugas yang telah dibentuk.
"Kami masih memiliki waktu untuk melakukan berbagai persiapan. Saat ini koordinasi terus berjalan bersama pemerintah provinsi dan seluruh pihak yang terlibat agar pelaksanaan Porprov dapat berjalan sukses," katanya.
Ia juga menjelaskan bahwa sejumlah cabang olahraga kemungkinan akan dipertandingkan di luar Kota Pontianak. Salah satunya cabang olahraga arung jeram yang direncanakan digelar di Kabupaten Bengkayang karena memiliki lokasi yang memenuhi standar pertandingan.
Baca Juga: Ketua KONI Kalbar Minta KONI Sanggau Berbenah dan Siapkan Atlet Hadapi Porprov
"Kalau arung jeram memang fasilitas dan lokasinya ada di Bengkayang, jadi tentu pelaksanaannya akan disesuaikan dengan kebutuhan cabang olahraga tersebut. Namun semuanya masih terus dikoordinasikan," jelasnya.
Dalam Rakerprov tersebut juga disepakati jadwal pelaksanaan Porprov Kalbar 2026 yang akan berlangsung pada 7 hingga 14 November 2026.
Penetapan jadwal tersebut merupakan hasil kesepakatan seluruh pengurus provinsi cabang olahraga yang hadir dalam rapat kerja.
Sementara itu, untuk jumlah cabang olahraga yang akan dipertandingkan, KONI Kalbar masih melakukan pembahasan lebih lanjut dengan mempertimbangkan kesiapan masing-masing cabang olahraga, daerah peserta, serta kemampuan anggaran yang tersedia.
"Kami masih menggodok jumlah cabang olahraga yang akan dipertandingkan. Selain mempertimbangkan anggaran, kami juga melihat kesiapan pengurus cabang olahraga dan daerah. Tidak menutup kemungkinan pelaksanaan pertandingan nantinya tersebar di beberapa kabupaten/kota di Kalimantan Barat," pungkasnya. (mdy)
Editor : Miftahul Khair