Raymond Indra Tegaskan Isu Match Fixing Tak Ganggu Fokus Kejuaraan Dunia BWF

Efprizan • Dipublikasikan Jumat, 14 Agustus 2026 | 06:00 WIB
Raymond Indra/Nikolaus Joaquin memastikan isu dugaan pengaturan skor tidak mengganggu persiapan mereka di Pelatnas PBSI Cipayung, (Antara)
Raymond Indra/Nikolaus Joaquin memastikan isu dugaan pengaturan skor tidak mengganggu persiapan mereka di Pelatnas PBSI Cipayung, (Antara)

PONTIANAK POST - Pasangan ganda putra Indonesia Raymond Indra/Nikolaus Joaquin memastikan isu dugaan pengaturan skor (match fixing) yang menyeret sektor ganda campuran tidak mengganggu persiapan mereka di Pelatnas PBSI Cipayung, Jakarta.

Raymond menyebut aktivitas latihan di Pelatnas PBSI tetap berjalan normal meski isu dugaan pelanggaran integritas dalam bulu tangkis tengah menjadi sorotan.

Menurut Raymond, persoalan tersebut justru dapat menjadi pelajaran bagi atlet untuk semakin memahami pentingnya menjaga integritas sepanjang menjalani karier profesional.

“Ya, pelajaran saja juga buat kami, kalau menurut saya, kami sebagai atlet juga bukan mencari itu sebenarnya,” tutur Raymond, dilansir Jawapos.

Baca Juga: Polnep Tembus Lima Besar Nasional di PORSENI XV, Bawa Pulang 27 Medali

Persiapan Tetap Berjalan Normal

Nikolaus Joaquin menyampaikan kondisi serupa dengan menegaskan tidak ada perubahan dalam aktivitas latihan setelah munculnya kabar tersebut.

“Enggak ada (yang berbeda) sih, biasa saja, latihan normal seperti biasa,” ujar Joaquin.

Sikap tersebut menunjukkan fokus pasangan Raymond/Nikolaus tetap diarahkan pada persiapan menghadapi Kejuaraan Dunia BWF 2026 di New Delhi, India, yang dijadwalkan berlangsung pada 17–23 Agustus.

Pelatnas PBSI Cipayung pun tetap menjalankan program latihan bagi para atlet yang akan tampil dalam ajang dunia tersebut.

Baca Juga: Legenda Liga Inggris Duel di SUGBK, United Legends vs North London Legends

Latihan Makin Intens Jelang Kejuaraan Dunia

Pebulu tangkis ganda campuran Amri Syahnawi juga memastikan persiapan menuju Kejuaraan Dunia BWF berlangsung semakin intensif meski isu match fixing menjadi perhatian.

“Latihan semakin intens, tetapi berjalan seperti biasa,” kata Amri, partner Nita Violina Marwah.

Dengan jadwal pertandingan yang semakin dekat, para pemain memilih mempertahankan konsentrasi pada latihan dan persiapan teknis daripada terpengaruh isu yang berkembang di luar lapangan.

Bagi Raymond dan Nikolaus, menjaga fokus serta integritas menjadi bagian penting dalam menghadapi persaingan di Kejuaraan Dunia BWF 2026. (jp)

Editor : Efprizan
Raymond Indra Nikolaus Joaquin match fixing bulu tangkis Kejuaraan Dunia BWF 2026 Pelatnas PBSI