Bangkit Lewat Rubber Game, Ferdinansyah/Apriani Sabet Gelar Pontianak International Challenge

Mirza Ahmad Muin • Dipublikasikan Minggu, 30 Agustus 2026 | 19:59 WIB
Pasangan ganda campuran pebulutangkis Indonesia Ferdinansyah/Apriani Rahayu meraih juara di ajang Polytron Pontianak International Challenge pada Minggu (30/8). (ISTIMEWA)
Pasangan ganda campuran pebulutangkis Indonesia Ferdinansyah/Apriani Rahayu meraih juara di ajang Polytron Pontianak International Challenge pada Minggu (30/8). (ISTIMEWA)

PONTIANAK POST - Mental juara pasangan ganda campuran pebulutangkis Indonesia Ferdinansyah/Apriani Rahayu di laga final Polytron Pontianak International Challenge benar-benar ditunjukkan. Sempat tertinggal di set pertama, pasangan ini mampu membalikkan keadaan dan berhasil merengkuh juara 1 setelah mampu mengalahkan pasangan Cina Taipei dengan pertarungan sengit tiga set.

Pantauan di pertandingan, sesi kejar mengejar poin sudah berlangsung sejak bola pertama dimainkan. Poin demi poin dikumpulkan oleh kedua pasangan Ferdinansyah/Apriani dan pasangan Cina Taipei Ming Lin/Ching Sun.

Di set pertama itu, Pasangan Cina Taipei tak memberikan peluang untuk Ferdinansyah/Apriani unggul poin. Bahkan ketika pasangan Indonesia berhasil menyamakan kedudukan, pasangan Cina Taipei bisa membalikkan keadaan hingga akhirnya di set pertama mampu dimenangkan Cina Taipei dengan skor 19/21.

Baca Juga: Unggulan Korsel Tak Berkutik, Bintang Muda India Patri Juara di Pontianak International Challenge

Di set ke dua, pasangan Indonesia langsung berupaya membalikkan keadaan. Di situ, kejar-kejaran pengumpulan poin begitu ketat. Pautan poin paling jauh tertinggal hanya dua poin. Bahkan sangat susah bagi pasangan Indonesia unggul poin di set ke dua ini.

Riuh dukungan suporter menjadi tambahan semangat bagi pasangan Indonesia. skor pun saling kejar. Bahkan ketika permainan mau terselesaikan, tiba-tiba saja pasangan Cina Taipei mampu bertahan dan membalikkan keadaan. Alhasil harus melewati beberapa kali jus dengan hasil Ferdinansyah dan Apriyani memenangkan pertandingan di set ke dua dengan skor 27-25.

Di set tiga menjadi penentu. Mental pasangan Indonesia di awal-awal set ketiga dimulai memang telah kembali. Bahkan sempat terpaut unggul lima poin dari lawannya. Namun pertandingan ini memang milik para juara. Pasangan Cina Taipei nyatanya mampu mengejar ketertinggalan. Pertarungan mental juara tersaji di sini.

Pantauan saat pertandingan, di pertengahan pengumpulan poin, Apriani beberapa kali melakukan kesalahan. Hal ini membuat pasangan Cina Taipei tak menyiakan momentum itu dan akhirnya mereka mampu menyamakan poin.

Baca Juga: Duel Indonesia Final Mendebarkan Prasetyo/Ramadan Berhasil Juara Ganda Putra

Di sini kejar-kejaran poin terus terjadi. Selisih paling jauh tertinggal dua poin. Namun hari itu memang harinya pasangan Indonesia. Mereka pun berhasil menyelesaikan pertarungan sengit itu dengan skor 21/19.

Usai pertandingan pasangan Cina Taipei Ming Lin/Ching Sun mengatakan jika pertarungan ini memang benar-benar sengit. Sebelumnya, pasangan ini memang pernah bertemu di event lain dan pada saat itu diakuinya mereka kalah. Lagi-lagi di pertarungan ini mereka juga kembali menelan kekalahan. Pastinya kata Ming Lin, pertandingan ini menjadi evaluasi mereka untuk ke depan bisa semakin baik lagi.

Di tempat sama, pasangan Indonesia Ferdinansyah dan Apriyani mengapresiasi kehadiran suporter yang telah mendukungnya. “Saya dan rekan bahkan sampai tidak kedengaran saat komunikasi di lapangan. Teriakan suporter benar-benar antusias mendukung kami,” ujarnya.

Apriyani mengakui beberapa kali melakukan kesalahan dan berakibat pada keuntungan tim lawan mampu mendapatkan poin demi poin. Meski begitu, dia dan Ferdinansyah tak tinggal diam. Poin demi poin juga dikumpulkan dan akhirnya bisa menyelesaikan pertandingan ini dengan kemenangan.

Pasca pertandingan ini pastinya ada evaluasi yang mesti dilakukan. Terlebih untuk hasil pertandingan tadi. Selain evaluasi, dia juga akan melakukan recovery. Sebab di pertandingan master nanti pasangan ini akan kembali bermain. Mudah-mudahan diberikan juara lagi. (iza)

Editor : Miftahul Khair
Polytron Pontianak International Challenge 2026 Ferdinansyah/Apriani ganda campuran bulutangkis