Emas Asian Games 2026 Belum Cukup, Perpani Cari Pasangan Nurisa untuk Olimpiade 2028

Uray Ronald • Dipublikasikan Kamis, 1 Oktober 2026 | 14:54 WIB
Atlet panahan Indonesia Nurisa Dian Ashrifah beraksi pada nomor compound putri di Asian Games 2026 di Okazaki Chuo Sogo, Aichi, Jepang, Kamis (1/10/2026). (AINAGOC)
Atlet panahan Indonesia Nurisa Dian Ashrifah beraksi pada nomor compound putri di Asian Games 2026 di Okazaki Chuo Sogo, Aichi, Jepang, Kamis (1/10/2026). (AINAGOC)

 

PONTIANAK POST — Medali emas Nurisa Dian Ashrifah pada Asian Games 2026 menjadi modal penting bagi panahan Indonesia, tetapi belum cukup untuk membawa Merah Putih ke Olimpiade Los Angeles 2028.

Persatuan Panahan Indonesia (Perpani) kini mulai mencari atlet putra yang dapat dipasangkan dengan Nurisa untuk membentuk tim compound mixed team.

Wakil Ketua Umum II Bidang Pembinaan dan Prestasi Perpani Abdul Razak mengatakan pencarian pasangan putra menjadi pekerjaan penting setelah Nurisa meraih emas nomor individu putri di Asian Games.

"Divisi compound pada Olimpiade yang akan datang sudah dilombakan. Jadi, kami mencari pasangan putranya, baru kami mixed team," kata Abdul Razak di Nagoya, Jepang, Kamis (1/10).

Baca Juga: Medali Emas Nurisa Jadi Catatan Sejarah Panahan Indonesia di Asian Games 2026

Nomor Compound Hanya Mixed Team di LA28

Compound akan mencatat debutnya sebagai nomor medali Olimpiade pada Los Angeles 2028.

Namun, nomor yang dipertandingkan untuk compound di LA28 hanya mixed team, yang mempertemukan satu atlet putra dan satu atlet putri dari negara yang sama. 

Karena itu, Perpani tidak hanya mengevaluasi pencapaian Nurisa, tetapi juga harus membangun pasangan yang kompetitif untuk menghadapi persaingan menuju LA28.

"Kami sedang mencari siapa atlet putra terbaik untuk disandingkan dengan dia dan bagaimana lolos serta meraih medali dalam Olimpiade LA nanti," ujar Abdul Razak.

Baca Juga: Jalan Terjal Nurisa Menuju Medali Emas Asian Games: Hadapi Unggulan Pertama hingga Final

Emas Nurisa Belum Berbuah Tiket Olimpiade

Nurisa sebelumnya meraih emas nomor compound individu putri di Asian Games 2026.

Namun, hasil tersebut tidak menghasilkan kuota Olimpiade karena nomor individu putri compound tidak masuk program LA28.

"Kalau emas mixed team yang dapat, karena yang dilombakan hanya mixed team. Kami tidak mempunyai putranya. Karena itu medalinya individu, jadi tiketnya tidak ada," ujar Abdul Razak.

Sebaliknya, India memperoleh kuota LA28 setelah pasangan Chikitha Taniparthi dan Sahil Rajesh Jadhav menjuarai compound mixed team Asian Games 2026. Kemenangan itu menjadi kuota pertama untuk nomor tersebut menuju LA28. 

World Archery menetapkan 12 tim compound mixed team yang akan tampil di LA28. Salah satu jalur kualifikasi diberikan kepada juara mixed team pada ajang kontinental seperti Asian Games. 

Baca Juga: Klasemen Medali Asian Games 2026: Indonesia Dilangkahi Malaysia, Target Emas Sudah Terlampaui

Perpani Mulai Susun Proyeksi LA28

Abdul Razak mengatakan kualifikasi Olimpiade akan menjadi prioritas dalam program pembinaan Perpani berikutnya.

Nurisa akan menjadi bagian dari proyeksi tersebut setelah menunjukkan performa di Asian Games 2026.

"Kami akan memprioritaskan Hani karena sudah tidak lagi kami pada SEA Games, tetapi sudah diproyeksikan bagaimana tiket Olimpiade," kata Abdul Razak.

Perpani selanjutnya perlu menentukan atlet putra yang paling sesuai untuk membentuk pasangan compound mixed team.

Pasangan tersebut kemudian akan dipersiapkan untuk menghadapi rangkaian kualifikasi menuju Los Angeles 2028.*

Editor : Uray Ronald
Sumber : Antara
Nurisa Dian Ashrifah Perpani Olimpiade Los Angeles 2028 compound mixed team tiket Olimpiade 2028