Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

Digitalisasi Pemasaran Nanas Organik Madu Galang Membangun Daya Saing Petani Lokal di Era Modern

A'an • Sabtu, 16 November 2024 | 10:59 WIB
Nanas madu organik Galang.
Nanas madu organik Galang.

Oleh: Hadisza Anggreni; Dewi Kurniati


NANAS madu organik Galang yang dibudidayakan di Desa Galang, Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat, memiliki sejumlah keunggulan utama yang menjadikannya sebagai komoditas unggulan. Dari segi rasa dan kualitas, nanas madu Galang, khususnya varietas Queen, dikenal sangat manis, dengan tekstur daging buah yang lembut dan kadar air yang tinggi, sehingga disukai baik untuk konsumsi segar maupun sebagai bahan baku olahan. Budidaya nanas ini dilakukan secara organik dan telah terstandarisasi melalui Sertifikat Nanas Organik yang diperoleh dari Lembaga Sertifikasi Organik Seloliman, Mojokerto, pada tahun 2018. Sertifikasi ini memastikan bahwa proses budidaya nanas dilakukan tanpa menggunakan pupuk kimia, yang menjaga kualitas dan keaslian produk organik serta memberikan nilai tambah bagi konsumen yang peduli kesehatan.

Budidaya nanas di Desa Galang juga memanfaatkan keunggulan ekologi lahan gambut yang subur dan kaya bahan organik. Lahan gambut tidak hanya mendukung pertumbuhan tanaman yang lebih tahan terhadap perubahan cuaca, tetapi juga cocok untuk metode pertanian organik yang minim intervensi kimia. Dari sisi produksi, nanas madu Galang memiliki kapasitas produksi stabil hingga 1-2 ton per hektar dengan frekuensi panen yang dapat dilakukan setiap tiga bulan, memastikan keberlanjutan pasokan untuk pasar lokal maupun nasional. Dukungan teknologi juga memainkan peran penting dalam peningkatan nilai tambah nanas madu Galang. Gapoktan Harapan Baru, kelompok tani yang menaungi para petani nanas organik di Desa Galang, mendapat bantuan alat penghancur nanas dari Direktorat Jenderal Hortikultura untuk mendukung proses pengolahan. Melalui UKM Galang Sari, nanas madu Galang diolah menjadi berbagai produk seperti manisan, selai, dodol, abon, dan kerupuk, yang tidak hanya menambah nilai ekonomis tetapi juga memperpanjang masa simpan dan memperluas variasi produk yang dijual.

Produk olahan nanas madu Galang telah mendapatkan penghargaan Sida Karya dari Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Kalimantan Barat, sebagai bentuk apresiasi atas kualitas dan inovasi produk. Keunggulan-keunggulan ini menjadikan nanas madu Galang sebagai komoditas yang unggul dalam rasa dan kualitas, mendukung pertanian berkelanjutan, meningkatkan kesejahteraan petani lokal, dan memenuhi kebutuhan konsumen akan produk pangan organik yang sehat dan berkualitas tinggi.

Kendala dan Tantangan

Tantangan utama yang dihadapi oleh petani nanas madu organik di Desa Galang, Kabupaten Mempawah, terutama adalah masalah pemasaran produk. Meskipun kualitas nanas madu Galang yang dihasilkan tinggi dan telah diakui dengan berbagai sertifikasi, pasar yang lebih luas, baik domestik maupun internasional, masih sulit dijangkau. Hal ini mungkin disebabkan oleh kurangnya akses pasar yang strategis, keterbatasan jaringan distribusi, serta rendahnya kesadaran atau permintaan pasar terhadap produk nanas organik.

Untuk mengatasi kendala ini, Direktur Pengolahan dan Pemasaran Hortikultura, Yasid Taufik, menganjurkan agar kelompok tani (poktan) terus berkomitmen pada penerapan Good Agricultural Practices (GAP) dan Good Handling Practices (GHP). Dengan menerapkan GAP dan GHP, diharapkan produk nanas yang dihasilkan tidak hanya memiliki kualitas tinggi, tetapi juga konsisten dalam mutu sehingga dapat lebih mudah diterima di pasar yang lebih luas, baik dalam maupun luar negeri. Penerapan standar ini juga bertujuan untuk menjamin bahwa proses budidaya dan pengolahan nanas dilakukan secara aman dan berkualitas, memperkuat posisi nanas madu Galang dalam persaingan pasar hortikultura organik yang semakin ketat.

Namun, agar dapat meningkatkan daya saing di pasar, poktan juga perlu dukungan tambahan seperti strategi pemasaran yang lebih efektif, akses informasi mengenai pasar organik global, serta pengembangan jaringan distribusi yang lebih baik. Dukungan dari pemerintah atau pihak swasta untuk membantu perluasan pasar, sosialisasi produk organik, dan bantuan infrastruktur distribusi juga akan sangat membantu dalam mengatasi tantangan pemasaran ini.

Meningkatkan Daya Saing Nanas Organik Madu Galang

Memasuki era pertanian modern, petani harus memiliki strategi yang tepat untuk meningkatkan daya saing produk Nanas Organik Madu Galang. Hal-hal yang dibutuhkan diantaranya adalah pengembangan teknologi pertanian, peningkatan kualitas SDM, pengembangan jejaring pemasaran dan optimalisasi pemasaran digital, difersifikasi produk, standarisasi dan penguatan brand. Pemasaran digital adalah strategi pemasaran yang menggunakan platform dan media digital untuk mempromosikan produk atau layanan. Ini mencakup penggunaan internet, media sosial, ponsel, dan platform online lainnya untuk mencapai konsumen dan pemanfaatan teknologi untuk mencapai tujuan pemasaran secara lebih efektif

Pengembangan teknologi meningkatkan efisiensi dan produktivitas dengan menekan biaya, mempercepat waktu produksi, dan meningkatkan kualitas hasil panen. Teknologi seperti alat pertanian modern, aplikasi pemantauan cuaca, dan inovasi pascapanen membantu menjaga kesegaran produk hingga sampai ke konsumen.

Peningkatan kualitas SDM juga krusial, di mana petani dapat dilatih mengenai teknik pertanian organik, pengendalian hama, dan pengolahan produk untuk menghasilkan Nanas Organik Madu Galang berkualitas tinggi, meningkatkan daya saing produk.

Pemasaran digital membantu petani menjangkau lebih banyak konsumen melalui media sosial dan toko online, serta edukasi mengenai keunggulan produk organik. Pengembangan jejaring pemasaran memperkuat hubungan dengan koperasi, kelompok tani, dan pemerintah, membuka akses ke pasar yang lebih besar.
Standarisasi produk memastikan konsistensi dalam kualitas, ukuran, dan berat, yang memudahkan konsumen mengenali produk. Sertifikasi menambah kredibilitas produk, meningkatkan kepercayaan konsumen.
Kemasan yang menarik dan informatif menambah nilai estetika dan memberikan kesan premium pada produk. Inovasi dan diversifikasi produk, seperti minuman atau selai nanas, juga memperluas pasar dan meningkatkan daya jual.

Branding yang kuat membedakan Nanas Organik Madu Galang di pasar, menciptakan kesan positif, dan meningkatkan loyalitas konsumen. Dengan strategi yang menyeluruh mencakup teknologi, SDM, pemasaran digital, jejaring, inovasi, standarisasi, kemasan, dan branding, Nanas Organik Madu Galang diharapkan dapat memperluas pasar, meningkatkan kualitas, dan memberikan kesejahteraan bagi petani.**

*Penulis Mahasiswa Prodi Magister Agribisnis Universitas Tanjungpura.

Editor : A'an
#nanas