Oleh: Aswindirno,S.Pd.,M.Pd
PENDIDIKAN Karakter merupakan salah satu aspek yang semakin ditekankan dalam dunia pendidikan Indonesia, seiring dengan berkembangnya kesadaran akan pentingnya membentuk generasi muda yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki moralitas dan etika yang baik. Dalam hal ini, Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) memainkan peran yang sangat penting. Sebagai organisasi profesi PGRI memiliki tanggung jawab yang besar dalam mendukung pengembangan pendidikan karakter di Satuan Pendidikan serta membentuk karakter generasi penerus bangsa.
Adapun peran utama PGRI dalam membangun pendidikan karakter adalah melalui peningkatan kualitas guru sebagai agen perubahan. Guru tidak hanya berfungsi sebagai pengajar materi pelajaran, tetapi juga sebagai teladan bagi siswa. PGRI, sebagai organisasi yang menaungi para pendidik, berkomitmen untuk memperkuat kapasitas guru dalam menerapkan nilai-nilai karakter di dalam proses pembelajaran.
PGRI juga berperan dalam mengintegrasikan pendidikan karakter dengan pembelajaran akademis. Pendidikan karakter tidak hanya harus diajarkan secara terpisah, melainkan harus menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari setiap muatan pelajaran. Guru yang tergabung dalam PGRI diharapkan untuk mampu menyampaikan nilai-nilai karakter dalam setiap interaksi dengan siswa, baik itu melalui pengajaran materi maupun melalui pendekatan dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan sekolah.
Melalui metode ini, siswa tidak hanya mempelajari pengetahuan akademik, tetapi juga belajar tentang bagaimana menjadi individu yang baik, jujur, dan bertanggung jawab. Hal ini dapat dilakukan dengan cara yang menarik dan relevan, sesuai dengan perkembangan zaman dan kebutuhan sosial yang terus berubah.
PGRI tidak hanya berperan dalam pelatihan guru, tetapi juga dalam pengembangan program-program pendidikan karakter di tingkat sekolah. Sebagai organisasi profesi, PGRI memiliki kapasitas untuk bekerja sama dengan pemerintah, lembaga pendidikan, dan berbagai organisasi masyarakat dalam merumuskan dan melaksanakan program-program yang mendukung penguatan karakter siswa.
Selain berfokus pada guru dan materi pelajaran, PGRI juga berperan dalam menciptakan budaya sekolah yang mendukung pendidikan karakter. Sekolah yang memiliki budaya yang positif, seperti saling menghargai, bekerja sama, dan saling membantu, menjadi tempat yang tepat bagi siswa untuk mengembangkan karakter mereka. PGRI mendukung pengembangan budaya sekolah yang mengutamakan kebersamaan, kejujuran, dan rasa tanggung jawab di antara semua warga sekolah, termasuk guru, siswa, dan orang tua.
PGRI juga mengadvokasi pentingnya peran serta orang tua dalam mendukung pendidikan karakter. Dengan melibatkan orang tua dalam kegiatan sekolah dan memastikan mereka memahami pentingnya pendidikan karakter, PGRI membantu menciptakan sinergi antara keluarga, sekolah, dan masyarakat dalam membentuk karakter siswa.
PGRI, sebagai organisasi yang memiliki jaringan luas di seluruh Indonesia, juga berperan dalam menyuarakan pentingnya pendidikan karakter dalam kebijakan pendidikan nasional. PGRI terus mendorong pemerintah untuk memasukkan pendidikan karakter sebagai bagian penting dalam kurikulum dan kebijakan pendidikan, serta mendukung implementasinya di seluruh sekolah di Indonesia.
demikian, pendidikan karakter dapat diterapkan secara konsisten dan merata di seluruh daerah, baik di kota besar maupun di daerah terpencil. Untuk itu, sudah saatnya kita memberikan dukungan penuh kepada PGRI dalam memperkuat peran mereka dalam pendidikan karakter, karena masa depan bangsa ini sangat bergantung pada kualitas karakter generasi muda yang kita didik sekarang.
*Penulis adalah anggota PGRI Kabupaten Sambas
Editor : A'an