Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Hikmah dan Nilai Nuzulul Menggali Quran

Miftahul Khair • Jumat, 21 Maret 2025 | 15:31 WIB
Baharuddin, S.Sos.I, M.Si.
Baharuddin, S.Sos.I, M.Si.

Oleh: Baharuddin, S.Sos.I, M.Si* 

Nuzulul Quran, peristiwa turunnya Alquran, adalah momen yang sangat istimewa bagi umat Islam. Setiap tahun, pada bulan Ramadan, kita memperingati peristiwa agung ini dengan penuh khidmat dan rasa syukur. Namun peringatan Nuzulul Quran tidak hanya sekedar seremonial belaka. Lebih dari itu, kita perlu menggali hikmah dan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya agar dapat kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Dalam Surat Al-Qadr ayat 1-5 juga Allah sudah mengambarkan betapa banyaknya hikmah pada malam Nuzulul Quran. Ayat 1 artinya, "Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Alquran) pada malam kemuliaan.” Ayat 2, “Dan tahukah kamu apakah malam kemuliaan itu.” Ayat 3, “Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan.” Ayat 4, “Pada malam itu turun malaikat-malaikat dan malaikat Jibril dengan izin Tuhannya untuk mengatur segala urusan.”  Ayat 5, “Malam itu (penuh) kesejahteraan sampai terbit fajar." Ayat-ayat ini tidak hanya menginformasikan kita tentang waktu turunnya Alquran, tetapi juga menanamkan kesadaran akan keagungan malam tersebut. Keutamaan malam Lailatul Qadar yang melebihi seribu bulan menunjukkan betapa besar rahmat Allah SWT kepada umat Islam. Ini adalah malam yang penuh berkah, di mana segala amal kebaikan dilipatgandakan pahalanya.

Turunnya para malaikat, termasuk Malaikat Jibril, pada malam itu menunjukkan betapa istimewanya malam tersebut di sisi Allah SWT. Mereka turun untuk mengatur segala urusan, membawa keberkahan dan rahmat bagi hamba-hamba Allah yang beriman. Ini adalah malam di mana doa-doa dikabulkan, ampunan diberikan, dan keberkahan dilimpahkan. Kesejahteraan yang meliputi malam itu hingga terbit fajar menandakan ketenangan dan kedamaian yang diberikan Allah SWT kepada hamba-hamba-Nya. Ini adalah waktu yang tepat untuk memperbanyak ibadah, seperti membaca Alquran, berzikir, berdoa, dan melakukan amal kebaikan lainnya.

Hikmah utama dari Nuzulul Quran diturunkannya Alquran sebagai pedoman hidup bagi seluruh umat manusia. Alquran berisi ajaran-ajaran yang lengkap dan sempurna, mencakup segala aspek kehidupan, baik duniawi maupun ukhrawi. Turunnya Alquran membawa perubahan besar bagi peradaban manusia. Alquran mengajarkan nilai-nilai luhur seperti keadilan, kesetaraan, dan toleransi, yang menjadi dasar bagi pembangunan masyarakat yang beradab. Membaca, memahami, dan mengamalkan Alquran dapat meningkatkan keimanan dan ketakwaan kita kepada Allah SWT. Alquran adalah sumber ketenangan dan ketenangan hati bagi setiap muslim.

Wahyu pertama yang diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW adalah perintah untuk membaca (iqra). Hal ini menunjukkan bahwa Alquran sangat menekankan pentingnya pendidikan dan ilmu pengetahuan. Alquran mengajarkan pentingnya menegakkan keadilan dalam segala aspek kehidupan. Keadilan adalah salah satu pilar utama dalam membangun masyarakat yang harmonis. Alquran sangat menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan. Alquran mengajarkan kita untuk saling menghormati, menyayangi, dan membantu sesama, tanpa memandang perbedaan suku, ras, atau agama. Alquran memperkuat umat seluruh umat manusia untuk bersatu dan menjauhi perpecahan. Persatuan adalah kunci untuk mencapai kemajuan dan kesejahteraan bersama.

Proses akan turunnya Alquran dengan cara berangsur-angsur, berbasis jawaban atas kebutuhan hukum, memudahkan dalam menghafal, serta memahami isi kandungannya sehingga mudah diaplikasikan dalam kehidupan nyata. Alquran turun kepada Rasulullah secara perlahan atau berangsur adalah sebagai pelajaran bagi umat Islam agar selalu sabar dan berhati-hati dalam menghadapi berbagai peristiwa dan cobaan di kala itu. Fase saat ini adalah memperingati peristiwa Nuzulul Quran dan mengambil hikmah atas turunnya Alquran. Dengan peringatan Nuzul Quran, umat Islam diharapkan menjadi semakin mencintai Alquran, rajin membaca dan mendalami maknanya, serta menghayati dan mengamalkannya.

Untuk mengamalkan hikmah dan nilai-nilai Nuzulul Quran membaca dan memahami Alquran secara rutin. Mengamalkan ajaran-ajaran Alquran dalam kehidupan sehari-hari. Menjadikan Alquran sebagai pedoman dalam mengambil keputusan. Menyebarkan nilai-nilai Alquran kepada orang lain. Dengan mengamalkan hikmah dan nilai-nilai Nuzulul Quran, kita dapat menjadi pribadi yang lebih baik dan berkontribusi dalam membangun masyarakat yang lebih adil, makmur, dan beradab.

Kemulian dan keistimewaan peringatan Nuzul Quran, pertama, umat Islam memahami sejarah dan peristiwa turunnya Alquran sehingga dapat dikaji dalam bentuk mengamalkan isi dengan baik dan benar apa yang ada dalam kandungannya. Kedua, meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT semata. Ketiga, sebagai edukasi mendekatkan diri kepada Alquran, lebih mencintai, memahami dan mengamalkan Alquran secara utuh dan baik. Keempat, meningkatkan minat dan motivasi membaca dan mengamalkan isi kandungan Alquran yang ada di dalamnya. Kelima, sebagai syiar Islam dan mendakwakan Alquran. Keenam, peringatan Nuzulul Quran adalah sarana efektif menjaga kemurnian dan kesucian Alquran sebagai kita suci.**

 

*Penulis adalah dosen PNS Prodi MBS FEBI IAIN Pontianak; Direktur Rumah Literasi FEBI IAIN Pontianak; Ketua Komite MIN 3 Pontianak; anggota Pengurus Wilayah Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Kalimantan Barat.

Editor : Miftahul Khair
#Nuzulul Quran #opini