Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Kesetaraan dalam Haji dan Teladan Umar bin Khattab

Hanif PP • Selasa, 10 Juni 2025 | 12:23 WIB
Hj. Baitinnur, S.Ag
Hj. Baitinnur, S.Ag

Oleh: Hj. Baitinnur, S.Ag.* 

Saat berhaji, Umar bin Khattab RA berjalan bersama jamaah tanpa perlakuan khusus. Ketika seseorang bertanya mengapa ia tidak diberikan keistimewaan sebagai khalifah, beliau menjawab dengan tegas, *”Kita semua adalah hamba Allah. Tidak ada yang lebih mulia kecuali yang bertakwa.”

Kesederhanaan ini tidak hanya beliau terapkan saat ibadah haji, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari. Umar dikenal sebagai pemimpin yang tidak membiarkan kemewahan mendistorsi keadilan. Pakaian beliau sering kali penuh tambalan, mencerminkan gaya hidup yang jauh dari kemewahan. Beliau pernah berkata, “Bagaimana aku bisa merasa nyaman sementara rakyatku masih dalam kesulitan?”

Keadilan yang diterapkannya begitu luar biasa. Tidak ada perlakuan istimewa bagi pejabat atau orang berpangkat. Semua warga negara harus tunduk pada hukum yang sama. Suatu ketika, seorang bangsawan melakukan kesalahan dan meminta keringanan, tetapi Umar dengan tegas menolak. Ia menegaskan bahwa keadilan adalah hak semua orang, bukan hanya untuk golongan tertentu.

Selain itu, beliau juga dikenal sangat dekat dengan masyarakat. Suatu malam, Umar berjalan sendiri di jalanan Madinah dan mendengar seorang ibu mengadu tentang kesulitan hidupnya. Tanpa ragu, ia pergi mengambil gandum dan mengantarkannya sendiri ke rumah sang ibu. Sikap rendah hati ini mengingatkan kita pada ibadah haji, di mana jutaan jamaah berdiri sejajar di Arafah, memohon ampunan kepada Allah tanpa memandang pangkat atau kedudukan. 

Pesan penting dari ibadah haji dan kepemimpinan Umar bin Khattab adalah kesetaraan, keadilan, dan ketakwaan sebagai ukuran kemuliaan seseorang. Sebagaimana ihram mengajarkan pelepasan identitas duniawi, kita pun harus menjadikan ketakwaan sebagai prioritas dalam hidup.  Semoga kita bisa mengambil hikmah dari kepemimpinan Umar bin Khattab dan menjadikannya sebagai inspirasi untuk menjalani kehidupan yang lebih bermakna.**

 

*Penulis adalah penyuluh Agama Islam Kemenag Pontianak.

Editor : Hanif
#umar bin khattab #umar ra #gaya hidup #haji #Teladan