PONTIANAK POST - Meski Marco Bezzecchi tengah terbang tinggi bersama Aprilia di awal musim MotoGP2026, kewaspadaan tinggi tetap ditekankan oleh internal tim VR46.
Manajer Tim VR46, Pablo Nieto, secara mengejutkan memberikan peringatan kepada pembalapnya sendiri bahwa Marc Marquez masih merupakan sosok pria yang harus dikalahkan dalam perebutan takhta juara dunia tahun ini.
Melansir laporan Diario Sport, Nieto menegaskan bahwa status Marquez sebagai juara bertahan dan pemilik sembilan gelar dunia adalah alasan utama mengapa pembalap Spanyol itu tidak bisa dicoret dari bursa juara.
Saat ini, Marquez memang tertinggal 36 poin dari Bezzecchi setelah awal musim yang sulit akibat cedera saat sesi latihan bebas (FP1) di Grand Prix Amerika Serikat.
"Marc adalah Marc. Secara objektif, saya pikir dia masih menjadi favorit. Dia adalah orang yang benar-benar membuat perbedaan tahun lalu," tegas Nieto menanggapi performa apik Bezzecchi yang kini sangat nyaman menunggangi motor Aprilia.
"Kita tahu dia sedang kembali dari cedera, tetapi dia tetaplah pembalap yang harus dikalahkan."
Dominasi Aprilia di tiga balapan awal musim 2026 memang terlihat nyata, terutama dari sisi paket aerodinamika yang selangkah lebih maju.
Namun, Nieto memperingatkan bahwa keunggulan tersebut tidaklah permanen.
Ia memprediksi peta persaingan akan mulai terlihat jelas saat rombongan MotoGP mendarat di Sirkuit Jerez, Spanyol, yang sering disebut sebagai titik awal sebenarnya dari kejuaraan di tanah Eropa.
Kritik sempat mengalir deras kepada Ducati yang dianggap terlalu bergantung pada data pengembangan Marquez, sehingga motor 2026 justru sulit dijinakkan oleh pembalap lain.
Namun bagi Nieto, talenta murni Marquez akan mampu menutup celah tersebut begitu kondisi fisiknya pulih 100 persen.
Ducati diharapkan mampu bangkit dan memangkas jarak poin yang kini dikuasai oleh duet Aprilia, Bezzecchi dan Jorge Martin. (*)
Editor : Budi Miank