Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Tips Menjaga Komponen Power Steering agar Terhindar dari Biaya Servis Mahal

Chairunnisya • Selasa, 21 April 2026 | 19:34 WIB
Rutin merawat power steering membuat pengemudi lebih nyaman dan aman, terutama saat kecepatan rendah atau parkir (JAWAPOS)
Rutin merawat power steering membuat pengemudi lebih nyaman dan aman, terutama saat kecepatan rendah atau parkir (JAWAPOS)

PONTIANAK POST - Power steering menjadi salah satu teknologi penting pada kendaraan modern yang berfungsi mempermudah pengemudi dalam mengendalikan setir.

Dengan sistem ini, memutar kemudi terasa lebih ringan, terutama saat berkendara dalam kecepatan rendah atau ketika parkir.

Teknologi power steering bekerja dengan memanfaatkan tenaga tambahan, baik melalui sistem hidrolik maupun elektrik.

Saat setir diputar, sensor atau pompa akan mendeteksi gerakan tersebut dan memberikan bantuan tenaga sehingga pengemudi tidak perlu mengeluarkan banyak tenaga.

Keberadaan power steering tidak hanya meningkatkan kenyamanan berkendara, tetapi juga membantu mengurangi kelelahan, terutama saat menempuh perjalanan jarak jauh.

Selain itu, sistem ini turut berperan dalam menjaga keselamatan pengemudi dan penumpang.

Baca Juga: Penjualan Otomotif Hampir Pasti Gagal Target

Namun, agar tetap berfungsi optimal, power steering memerlukan perawatan rutin. Salah satu komponen penting yang perlu diperhatikan adalah fluida atau oli power steering.

Fluida ini berperan memberikan tekanan pada piston di dalam sistem kemudi, sehingga roda dapat berputar dengan lebih mudah.

Jika tidak dirawat dengan baik, berbagai masalah bisa muncul. Tanda paling umum adalah setir terasa lebih berat saat diputar. Kondisi ini biasanya disebabkan oleh gangguan pada pompa hidrolik atau motor listrik.

Selain itu, munculnya suara aneh saat memutar setir juga bisa menjadi indikasi adanya masalah, seperti kekurangan atau kerusakan fluida. Kebocoran oli pada sistem hidrolik juga menjadi faktor lain yang perlu diwaspadai. (*)

Baca Juga: Kebiasaan Sepele yang Bikin Baterai Remote Smart Key Mobil Cepat Habis

Jika gejala tersebut muncul, perbaikan sebaiknya segera dilakukan agar kerusakan tidak semakin parah. Biaya servis power steering bervariasi tergantung jenis kerusakan. Penggantian oli biasanya berkisar antara Rp300 ribu hingga Rp800 ribu.

Sementara itu, jika terjadi kerusakan pada pompa hidrolik, biaya perbaikan dapat mencapai Rp1 juta hingga Rp3 juta. Adapun kerusakan pada komponen rack dan pinion bisa memerlukan biaya lebih besar, yakni sekitar Rp2,5 juta hingga Rp6 juta.

Komponen rack dan pinion sendiri memiliki peran vital karena menghubungkan kemudi dengan roda. Jika bagian ini bermasalah, pengemudi bisa kesulitan mengendalikan kendaraan.

Karena itu, melakukan servis secara berkala menjadi langkah penting untuk menjaga kinerja power steering tetap optimal, sekaligus menghindari biaya perbaikan yang lebih besar di kemudian hari. (*)

Editor : Chairunnisya
#service mobil #mobil #otomotif