PONTIANAK POST - Persaingan SUV plug-in hybrid terus berkembang dengan peningkatan kemampuan berkendara listrik yang semakin jauh. BYD kini menyiapkan pembaruan untuk Ti7 PHEV melalui penggunaan baterai berkapasitas lebih besar sebelum resmi dipasarkan di China.
Homologasi Ungkap Baterai Baru
Dilansir dari Carsnewschina, berdasarkan dokumen homologasi terbaru Kementerian Perindustrian dan Teknologi Informasi (MIIT) China, BYD Ti7 PHEV akan dibekali baterai lithium iron phosphate (LFP) berkapasitas 50 kWh.
Baca Juga: Geely EX2 Resmi Meluncur, Harga Mulai Rp298 Jutaan
Paket baterai tersebut diklaim mampu menghasilkan jarak tempuh listrik murni hingga 230 kilometer berdasarkan standar WLTC. Model yang dipasarkan sebagai Fang Cheng Bao Ti7 di China itu sebelumnya telah meluncur ke sejumlah pasar internasional pada tahun ini.
Saat ini, Ti7 PHEV di pasar China tersedia dalam dua pilihan baterai, yaitu 26,6 kWh dengan jarak tempuh listrik 105 kilometer, serta 35,6 kWh yang mampu menempuh 140 kilometer menurut standar WLTC.
Bobot Bertambah, Jarak Tempuh Meningkat
Varian terbaru menggunakan baterai LFP 50 kWh produksi anak usaha BYD, FinDreams. Paket baterai tersebut memiliki bobot 384 kilogram, atau sekitar 164 kilogram lebih berat dibandingkan baterai pada varian dasar Ti7 PHEV.
Baca Juga: Kecelakaan Pertama BYD Seal 08 Perlihatkan Beda Kerusakan dengan Mobil Lawan Tabrakan
Akibatnya, bobot kosong kendaraan meningkat menjadi 2.350–2.530 kilogram, bergantung pada sistem penggeraknya.
Meski lebih berat, peningkatan kapasitas baterai membuat kemampuan berkendara tanpa menghidupkan mesin bensin bertambah menjadi 230 kilometer, jauh lebih tinggi dibandingkan model yang dipasarkan saat ini.
Tetap Andalkan Sistem EREV
Untuk versi penggerak roda belakang, Ti7 PHEV menggunakan mesin bensin turbo 1,5 liter bertenaga 115 kW (154 hp) yang berfungsi sebagai generator.
Mesin tersebut dipadukan dengan motor listrik belakang berkekuatan 200 kW (268 hp) sehingga tetap mempertahankan konsep Extended-Range Electric Vehicle (EREV) yang menjadi andalan Ti7.
Selain varian penggerak roda belakang, BYD juga menyediakan versi all-wheel drive (AWD). Namun, dokumen MIIT belum mengungkap performa maupun jarak tempuh listrik varian AWD yang menggunakan baterai terbaru.
Masih Tahap Homologasi
Munculnya Ti7 PHEV berjarak tempuh lebih jauh dalam dokumen MIIT menandakan model tersebut tengah memasuki tahap homologasi sebelum dipasarkan di China.
Baca Juga: Dari Skutik Hingga Sport, Yamaha Sapu Bersih 7 Penghargaan di Event Otomotif Award 2026
Hingga kini, BYD belum mengumumkan jadwal peluncuran maupun harga resmi untuk varian baru Ti7 PHEV dengan baterai 50 kWh tersebut. (*)