PONTIANAK POST - Persaingan sedan listrik di China semakin ramai. BYD resmi memperkenalkan tampilan perdana Qin Max, model terbaru yang akan memperkuat keluarga Qin sekaligus membawa teknologi pengisian daya ultra cepat untuk menyasar konsumen muda.
Dilansir dari Carsnewschina, pengumuman tersebut disampaikan oleh General Manager Divisi Penjualan Dynasty Network BYD, Lu Tian.
Menurutnya, Qin Max dikembangkan sebagai sedan listrik baru yang menawarkan pengalaman berkendara modern dengan kemampuan pengisian daya berkecepatan tinggi.
Baca Juga: Lynk & Co 07 GT Meluncur 23 Juli, Wagon Hybrid Pertama Siap Mengaspal
Posisi di Atas Qin L
Qin Max diposisikan di atas Qin L dalam jajaran sedan listrik BYD. Model ini menjadi sedan listrik segmen B terbaru perusahaan dan dirancang untuk melengkapi lini keluarga Qin di pasar domestik China.
Kehadiran teaser resmi tersebut juga menandakan peluncuran Qin Max semakin dekat setelah model ini pertama kali muncul dalam dokumen regulasi China pada Desember tahun lalu.
Baca Juga: Nissan Hidupkan Lagi Nama Primera, Kini Jadi Sedan Listrik Berbasis N7 dari China
Desain Baru Khas BYD
Dari sisi tampilan, Qin Max mengadopsi bahasa desain terbaru BYD. Bagian depan menggunakan lampu utama berdesain tajam yang dipadukan dengan grille tertutup khas kendaraan listrik serta bumper dengan tiga bukaan udara.
Di bagian samping, sedan ini memakai gagang pintu semi tersembunyi dan pelek multi-spoke. Sementara itu, bagian belakang dihiasi lampu LED dengan pola menyerupai pita yang memperkuat kesan modern.
Gunakan Blade Battery Generasi Kedua
Baca Juga: BYD Denza Z Dibanderol Rp1,6 Miliar di China, Tembus Rp3 Miliar di Luar Negeri
BYD belum mengungkap spesifikasi teknis Qin Max secara lengkap.
Namun, perusahaan memastikan model ini menjadi salah satu kendaraan pertama yang menggunakan Blade Battery generasi kedua serta teknologi Flash Charging terbaru. Teknologi tersebut diklaim mampu menghadirkan proses pengisian daya yang jauh lebih cepat dibandingkan generasi sebelumnya.
Isi Baterai 10–70 Persen Sekitar Lima Menit
Pada kendaraan BYD yang telah menggunakan teknologi serupa, sistem Flash Charging diklaim mampu mengisi daya baterai dari 10 persen hingga 70 persen dalam waktu sekitar lima menit.
Baca Juga: BYD Ti7 PHEV Bakal Pakai Baterai 50 kWh, Jarak Tempuh Listrik Tembus 230 Km
Sementara itu, pengisian dari 10 persen hingga 97 persen dapat dicapai dalam waktu sekitar sembilan menit pada kondisi ideal.
Dengan hadirnya Qin Max, BYD semakin memperluas jajaran sedan listriknya di tengah persaingan yang semakin ketat di pasar kendaraan listrik China.
Model ini diharapkan menjadi pilihan baru bagi konsumen yang menginginkan sedan berukuran lebih besar dengan teknologi pengisian daya ultra cepat dan desain modern. (*)