PONTIANAK POST - Mazda CX-5 generasi ketiga mulai mendapatkan perhatian setelah menjalani pengujian oleh sejumlah media otomotif internasional.
SUV keluarga andalan Mazda ini hadir dengan pembaruan pada desain, ruang kabin, teknologi, serta kenyamanan berkendara, meski masih memiliki keterbatasan pada pilihan mesin.
Dilansir dari AutoCar, Mazda CX-5 terbaru mempertahankan karakter sebagai SUV keluarga dengan pendekatan berbeda dibandingkan para pesaingnya.
Baca Juga: The New Mazda CX-5 Meluncur di Pontianak, Fitur Canggih Utamakan Kenyamanan
Mazda tetap mengutamakan desain elegan, pengalaman berkendara yang menyenangkan, serta kualitas kabin, dibandingkan sekadar mengejar angka tenaga besar.
Dimensi Lebih Besar, Kabin Lebih Nyaman
Salah satu perubahan utama pada CX-5 generasi baru adalah peningkatan ukuran bodi. Mazda memperpanjang jarak sumbu roda untuk memberikan ruang lebih baik bagi penumpang belakang dan meningkatkan kemudahan akses ke kabin.
Baca Juga: Leapmotor Pamer Interior A05S, Mobil Listrik Kompak Siap Tantang BYD Dolphin
Interiornya juga mendapatkan penyegaran dengan tampilan lebih modern dan bernuansa premium. Desain kabin dibuat lebih minimalis dengan penggunaan teknologi digital yang lebih banyak dibandingkan model sebelumnya.
Perubahan tersebut membuat CX-5 terbaru semakin cocok digunakan sebagai kendaraan keluarga yang membutuhkan kenyamanan perjalanan jarak jauh.
Tetap Mengutamakan Kenikmatan Berkendara
Mazda dikenal dengan filosofi Jinba-Ittai, yaitu hubungan harmonis antara pengemudi dan kendaraan. Karakter tersebut tetap dipertahankan pada CX-5 terbaru melalui pengaturan suspensi, kemudi, dan sasis yang dibuat seimbang.
Baca Juga: Genesis GV60 RWD 2027 Tawarkan Kenyamanan Baru di Segmen SUV Listrik Mewah
Dalam pengujian Autocar, CX-5 dinilai tetap menjadi salah satu SUV keluarga yang memiliki pengendalian menarik. Respons kemudi dan keseimbangan kendaraan menjadi salah satu keunggulan dibandingkan beberapa rival di kelasnya.
Pilihan Mesin Masih Terbatas
Meski mendapatkan banyak pembaruan, salah satu kelemahan CX-5 terbaru adalah pilihan sistem penggerak yang masih terbatas.
Model ini hanya menawarkan satu pilihan mesin utama, yang dinilai belum sepenuhnya mampu mengikuti tren kendaraan dengan teknologi elektrifikasi.
Mesin bensin 2,5 liter tetap menawarkan respons yang baik, tetapi karakter tersebut mulai terasa kurang kompetitif karena sejumlah pesaing sudah menggunakan teknologi hybrid untuk meningkatkan efisiensi bahan bakar.
Teknologi Digital Menggantikan Banyak Tombol
Mazda juga mengikuti tren industri dengan menghadirkan lebih banyak kontrol berbasis layar digital.
Baca Juga: BYD Siapkan Formula S, Mobil Listrik Sport dengan Jarak Tempuh 900 Km
Namun, perubahan ini mendapat perhatian karena sebagian pengguna Mazda sebelumnya terbiasa dengan pengoperasian fisik melalui tombol dan kenop.
Meski demikian, sistem teknologi baru tersebut memberikan tampilan kabin yang lebih modern dan mengikuti perkembangan kendaraan masa kini.
Mazda CX-5 Tetap Menjadi Pilihan SUV Keluarga
Secara keseluruhan, Mazda CX-5 generasi ketiga menawarkan peningkatan pada ruang kabin, kenyamanan, desain, dan teknologi.
SUV ini tetap mempertahankan keunggulan Mazda dalam hal kualitas berkendara, tetapi harus menghadapi tantangan dari kompetitor yang menawarkan pilihan mesin lebih beragam, terutama teknologi hybrid.
Dengan kombinasi desain elegan, interior lebih luas, serta karakter berkendara yang khas, Mazda CX-5 terbaru tetap menjadi salah satu pilihan menarik di segmen SUV keluarga premium. (*)
Editor : Chairunnisya