PONTIANAK POST — Tren kendaraan listrik (electric vehicle/EV) di Indonesia semakin inklusif dan terjangkau. Wuling Motors kembali mengguncang industri otomotif Tanah Air dengan menghadirkan lini mobil listrik mikro dengan harga yang sangat kompetitif, yakni dibanderol mulai dari Rp 150 jutaan hingga Rp 180 jutaan (setelah insentif PPN dari pemerintah).
Banderol harga yang mendekati mobil LCGC (Low Cost Green Car) konvensional ini menjadikan Wuling Air ev (khususnya varian Air ev Lite) sebagai salah satu opsi mobil listrik murni paling terjangkau yang diproduksi secara lokal (CKD) di pabrik PT SGMW Motor Indonesia, Cikarang, Jawa Barat.
Varian dan Skema Harga Resmi di Indonesia
Wuling menawarkan lini Air ev dalam beberapa varian utama yang dirancang sesuai kebutuhan dan anggaran konsumen perkotaan:
-
Wuling Air ev Lite (200 km)
Harga: Mulai dari Rp 150 Juta - Rp 159 Juta (OTR Jabodetabek dengan PPN Insentif)
Varian paling terjangkau (entry-level) yang dipangkas fiturnya untuk kebutuhan fungsional harian di dalam kota.
-
Wuling Air ev Lite (300 km)
Harga: Kisaran Rp 181 Juta - Rp 189 Juta
Menawarkan daya jelajah yang lebih jauh namun tetap menjaga efisiensi harga.
-
Wuling Air ev Pro / Long Range (300 km)
Harga: Kisaran Rp 220 Juta - Rp 250 Juta (Tergantung fitur dan varian trim)
Menjadi varian tertinggi yang dilengkapi layar integrated floating screen, fitur perintah suara WIND, dan perlengkapan keselamatan yang lebih komplit.
Baca Juga: Bocoran Mobil Baru di GIIAS 2026: Honda Siapkan Brio Listrik Hingga MPV 7-Seater EV dari Hyundai
Dimensi dan Kepraktisan Perkotaan
Sebagai kendaraan mikro perkotaan (city car), Wuling Air ev dirancang compact dan lincah menembus kemacetan serta area parkir yang sempit.
-
Panjang x Lebar x Tinggi: 2.974 mm x 1.505 mm x 1.631 mm
-
Jarak Sumbu Roda (Wheelbase): 2.010 mm
-
Kapasitas Kabin: 4 Penumpang (4-seater)
-
Radius Putar: Hanya 4,3 - 4,5 meter, membuat manuver U-turn terasa sangat mudah.
Spesifikasi Dapur Pacu & Baterai
Meskipun ukurannya mungil, performa dan daya tahan baterai Wuling Air ev terbukti mumpuni untuk penggunaan harian.
-
Tipe Motor Listrik: Permanent Magnet Synchronous Motor (RWD)
-
Tenaga Maksimal: 30 kW (sekitar 40,7 HP)
-
Torsi Maksimal: 110 Nm
-
Tipe Baterai: Lithium Ferro-Phosphate (LFP) bersertifikasi IP67 (Tahan Air & Debu)
-
Kapasitas Baterai: 17,3 kWh (Varian 200 km) / 26,7 kWh (Varian 300 km)
-
Sistem Pengisian: Easy Home Charging (Dapat diisi dari daya rumah minimal 2.200 Watt)
-
Kecepatan Maksimum: 100 km/jam
Baca Juga: Leapmotor Pamer Interior A05S, Mobil Listrik Kompak Siap Tantang BYD Dolphin
Keunggulan & Kepemilikan yang Sangat Murah
Selain harga belinya yang membanting harga pasaran mobil listrik lain, faktor biaya operasional menjadi nilai jual utama Wuling Air ev:
-
Sangat Hemat Energi: Untuk menempuh jarak 200 km, pengguna hanya membutuhkan biaya listrik rumah sekitar Rp 30.000 – Rp 40.000, jauh lebih murah dibanding pembelian BBM mobil konvensional.
-
Bebas Ganjil-Genap: Memudahkan mobilitas kerja di jalanan protokol Jakarta tanpa khawatir aturan pembatasan pelat nomor.
-
Pajak Tahunan Murah: Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) tahunan untuk mobil listrik murni di Indonesia mendapatkan insentif khusus dari pemerintah, sehingga tagihan pajak tahunannya sangat terjangkau (di bawah Rp 1 juta).
Langkah Wuling merilis Air ev dengan rentang harga Rp 150 jutaan terbukti menjadi pembalik keadaan (game changer) di industri otomotif nasional. Mobil ini tidak hanya menjawab kebutuhan akan mobilitas ramah lingkungan yang praktis, tetapi juga membuktikan bahwa memiliki mobil listrik kini bukan lagi monopoli segmen menengah ke atas. Bagi masyarakat perkotaan yang mencari komuter harian yang lincah, hemat energi, dan bebas ganjil-genap, Wuling Air ev merupakan salah satu pilihan paling rasional di pasar saat ini.( *)
Editor : Rafael B. Junior