Suzuki Burgman Street 125EX Tembus 52,6 Km per Liter! Ini Rahasia Teknologi di Baliknya

Khoiril Arif Ya'qob • Dipublikasikan Sabtu, 15 Agustus 2026 | 12:16 WIB
Suzuki Burgman Street 125EX. (SUZUKI)
Suzuki Burgman Street 125EX. (SUZUKI)

PONTIANAK POST - Suzuki Burgman Street 125EX membawa salah satu pendekatan yang menarik di kelas skutik 125 cc.

Motor ini tidak hanya mengandalkan kapasitas mesin yang relatif kecil untuk mengejar efisiensi, tetapi menggunakan sistem yang memungkinkan mesin berhenti ketika kendaraan sedang tidak bergerak.

Teknologi tersebut menjadi bagian dari Suzuki Eco Performance Alpha atau SEP-α. Di dalamnya terdapat Engine Auto Stop-Start (EASS) dan Silent Starter System yang dirancang bekerja bersama untuk mengurangi waktu mesin dalam kondisi idle sekaligus membuat proses mesin kembali hidup berlangsung lebih halus.

Baca Juga: Suzuki Burgman 15 150 Cc Mulai Dilirik, Bawa Fitur Premium Ada TFT dan TCS

Mesin Tidak Harus Terus Menyala Saat Berhenti

EASS menjadi salah satu fitur utama Burgman Street 125EX. Ketika kondisi yang dipersyaratkan terpenuhi, sistem dapat mematikan mesin secara otomatis saat motor berhenti.

Teknologi ini dirancang untuk menghadapi kondisi yang sangat umum bagi pengguna skutik, terutama ketika berhenti di lampu merah atau terjebak lalu lintas padat.

Ketika pengendara kembali memutar gas untuk melanjutkan perjalanan, mesin akan hidup kembali.

Pada laman Suzuki disebut sistem tersebut dapat mengurangi waktu idle sehingga membantu menekan konsumsi bahan bakar dan emisi.

Baca Juga: Suzuki Burgman 400 ABS 2026 Resmi Meluncur, Kini Bisa Minum Bensin E10, Cocok Untuk Touring

Namun, EASS tidak aktif dalam setiap situasi. Suzuki mencantumkan beberapa syarat, antara lain mesin harus sudah cukup panas, kondisi baterai baik, standar samping tersimpan, serta motor sebelumnya telah mencapai kecepatan minimal 10 km/jam.

Starter Dirancang Agar Restart Tidak Mengganggu

Sistem penghentian mesin otomatis tentu harus diikuti mekanisme menghidupkan mesin yang tidak membuat pengendara merasa terganggu.

Karena itu, Suzuki memasangkan EASS dengan Silent Starter System. Sistem ini bekerja ketika mesin perlu kembali hidup setelah berhenti.

Suzuki menyebut proses tersebut berlangsung lebih halus, sehingga mesin dapat kembali menyala ketika pengendara memutar gas untuk melanjutkan perjalanan. Kombinasi EASS dan silent starter menjadi bagian dari konsep SEP-α yang diterapkan pada Burgman Street 125EX.

Konsumsi Diklaim 52,6 Km per Liter

Teknologi tersebut berujung pada klaim efisiensi yang cukup menarik. Suzuki mencatat konsumsi bahan bakar Burgman Street 125EX sebesar 1,9 liter per 100 km atau setara sekitar 52,6 km per liter.

Angka tersebut diperoleh melalui pengujian mode WMTC dengan EASS. Suzuki juga menegaskan bahwa konsumsi aktual dapat berbeda karena dipengaruhi kondisi cuaca, jalan, perilaku pengendara, dan perawatan kendaraan.

Baca Juga: Suzuki Burgman Street 2026 Hadir dengan TFT, Keyless, dan Bagasi Lebih Luas

Dengan demikian, angka 52,6 km per liter sebaiknya dipahami sebagai hasil pengujian, bukan jaminan bahwa setiap pengguna akan memperoleh konsumsi yang sama.

Tangki 5,5 Liter dan Klaim Jarak 289 Km

Burgman Street 125EX memiliki tangki bahan bakar berkapasitas 5,5 liter. Suzuki menyebut kombinasi kapasitas tangki dan mesin yang hemat bahan bakar memungkinkan jarak tempuh sekitar 289 km.

Sekali lagi, angka tersebut merupakan perkiraan yang dapat berubah berdasarkan berbagai kondisi penggunaan. Meski demikian, kapasitas tangki yang cukup besar untuk kelasnya membuat pengendara tidak perlu terlalu sering berhenti untuk mengisi bahan bakar.

Mesin 124 cc Tetap Mengejar Respons

Efisiensi bukan berarti Suzuki mengabaikan respons mesin. Burgman Street 125EX menggunakan mesin satu silinder 124 cc, SOHC, berpendingin udara, dengan sistem bahan bakar fuel injection.

Baca Juga: Suzuki Burgman 350 2027 Dirumorkan Hadir, Siap Tantang Honda Forza 350

Mesin tersebut menghasilkan tenaga maksimum 6,3 kW pada 6.500 rpm dan torsi puncak 10 Nm pada 5.500 rpm. Sistem transmisi yang digunakan adalah CVT.

Suzuki menyebut karakter torsi mesin dirancang untuk memberikan respons pada kondisi stop-and-go, termasuk ketika motor digunakan membawa penumpang.

Ada Indikator untuk Membantu Gaya Berkendara

Burgman Street 125EX juga memiliki Suzuki Eco Drive Indicator pada panel instrumen. Indikator ini akan menyala ketika motor dikendarai dengan cara yang dianggap efisien.

Fungsinya bukan membuat konsumsi bahan bakar otomatis menjadi lebih irit. Indikator tersebut lebih berperan sebagai umpan balik bagi pengendara agar dapat mempelajari pola berkendara yang membantu meningkatkan efisiensi.

Efisiensi Dibangun dari Banyak Sisi

Suzuki Burgman Street 125EX menunjukkan bahwa efisiensi bahan bakar tidak hanya bergantung pada ukuran mesin.

Mesin 124 cc, teknologi SEP-α, EASS, Silent Starter System, hingga Eco Drive Indicator bekerja dengan pendekatan masing-masing. Hasil pengujian Suzuki menunjukkan konsumsi 52,6 km per liter dengan EASS.

Baca Juga: Suzuki V-Strom 250SX Tawarkan Performa Adventure, Simak Spesifikasi dan Fitur Lengkapnya

Yang menarik, strategi tersebut dibuat untuk kondisi yang sangat dekat dengan penggunaan sehari-hari. Saat motor sering berhenti dan kembali berjalan di tengah kemacetan, mesin tidak harus terus bekerja dalam kondisi idle.

Itulah yang menjadi salah satu daya tarik Burgman Street 125EX: Suzuki mencoba mengurangi pemborosan bahan bakar bukan dengan mengorbankan kepraktisan, tetapi dengan mengatur kapan mesin perlu bekerja dan kapan mesin dapat berhenti.

Editor : Miftahul Khair
suzuki burgman street 125EX sepeda motor review skutik hemat bbm