PONTIANAK POST - Suzuki DR-Z4SM menunjukkan karakter agresif saat diuji di jalan raya Jepang.
Supermoto berbasis DR-Z4S ini mengusung mesin 398 cc, bobot ringan, serta konfigurasi roda 17 inci yang dirancang untuk mengoptimalkan kelincahan di jalan beraspal.
DR-Z4SM menjadi model supermoto yang kembali dihadirkan Suzuki setelah lebih dari 15 tahun sejak DR-Z400 dan DR-Z400SM berhenti diproduksi di Jepang dan Eropa.
Baca Juga: Suzuki Burgman Street 125EX Punya Bagasi 21,5 Liter, Fitur Praktisnya Cocok untuk Motor Harian
Di Amerika Utara, generasi sebelumnya masih dipasarkan hingga 2024.
Mesin 398 Cc Bertenaga 38 PS
Suzuki DR-Z4SM menggunakan mesin baru 398 cc, empat langkah, satu silinder, DOHC, empat katup, dan berpendingin cairan.
Mesin tersebut menghasilkan tenaga maksimum 38 PS atau 28 kW pada 8.000 rpm dan torsi maksimum 37 Nm pada 6.500 rpm. Tenaga disalurkan melalui transmisi manual lima percepatan.
Baca Juga: Suzuki Burgman Street 125EX Tembus 52,6 Km per Liter! Ini Rahasia Teknologi di Baliknya
Di atas kertas, tenaga tersebut memang lebih rendah 2 PS dibandingkan DR-Z400SM generasi sebelumnya.
Namun, karakter mesin terbaru justru dinilai sangat responsif ketika digunakan di jalan raya. Saat pengujian, mesin disebut memiliki respons tajam dengan karakter torsi khas mesin satu silinder.
Punya Tiga Mode Berkendara
Salah satu teknologi yang mendukung karakter mesin DR-Z4SM adalah Suzuki Drive Mode Selector (SDMS).
Baca Juga: Suzuki Ertiga Hybrid Cruise, MPV Muat 7 Penumpang dengan Teknologi SHVS
Sistem tersebut memungkinkan pengendara memilih tiga karakter keluaran mesin, yakni mode A, B, dan C.
Mode A memberikan karakter paling agresif. Sementara mode C membuat respons mesin lebih lembut.
Dalam pengujian di jalan perkotaan, mode A dinilai sudah memberikan tenaga yang sangat kuat sehingga tambahan tenaga lebih besar dianggap tidak terlalu diperlukan untuk penggunaan di jalan raya.
Bobot Hanya 154 Kg
Salah satu keunggulan DR-Z4SM adalah bobotnya. Motor ini memiliki bobot 154 kg, dengan dimensi panjang 2.195 mm, lebar 885 mm, dan tinggi 1.190 mm.
Baca Juga: Suzuki Burgman 15 150 Cc Mulai Dilirik, Bawa Fitur Premium Ada TFT dan TCS
Jarak sumbu roda mencapai 1.465 mm, sedangkan tinggi jok berada di angka 890 mm.
Bobot yang relatif ringan tersebut berpadu dengan karakter mesin responsif sehingga motor terasa mudah diarahkan dan cepat ketika berpindah arah.
Roda 17 Inci untuk Jalan Aspal
DR-Z4SM dikembangkan dari model off-road DR-Z4S.
Baca Juga: Suzuki Burgman 400 ABS 2026 Resmi Meluncur, Kini Bisa Minum Bensin E10, Cocok Untuk Touring
Perbedaan utamanya terletak pada pengembangan kaki-kaki yang diarahkan untuk penggunaan di jalan aspal. Salah satu perubahan penting adalah penggunaan roda 17 inci.
Konfigurasi tersebut menjadi ciri khas supermoto dan membantu meningkatkan kelincahan ketika motor digunakan di jalan beraspal.
Suzuki juga mengembangkan rangka dan suspensi baru untuk menghasilkan karakter pengendalian yang lebih tajam dibandingkan generasi sebelumnya.
Suspensi KYB Bisa Disetel
Baca Juga: Suzuki V-Strom 250SX Tawarkan Performa Adventure, Simak Spesifikasi dan Fitur Lengkapnya
Bagian depan menggunakan garpu upside-down KYB full adjustable.
Suspensi tersebut memungkinkan pengaturan damping untuk rebound dan compression.
Konfigurasi kaki-kaki tersebut menjadi salah satu bagian penting dari karakter DR-Z4SM yang mengutamakan pengendalian sporty.
Saat diuji, motor dinilai memiliki karakter handling yang netral dengan daya cengkeram ban yang terasa kuat. Karakter tersebut membuat pengendara dapat memasuki tikungan dengan lebih percaya diri.
Baca Juga: Suzuki V-Strom 250SX Tawarkan Performa Adventure, Simak Spesifikasi dan Fitur Lengkapnya
Lebih Sporty dari Generasi Lama
Response.jp menilai DR-Z4SM terbaru bukan sekadar DR-Z400SM lama yang diperbarui agar memenuhi regulasi emisi. Suzuki justru memberikan karakter yang lebih sporty.
Jika generasi lama masih dapat digunakan untuk perjalanan santai maupun berkendara agresif, DR-Z4SM terbaru dinilai lebih condong ke karakter berkendara sporty.
Perubahan tersebut menjadi salah satu daya tarik utama motor ini.
Baca Juga: Suzuki Burgman Street 2026 Hadir dengan TFT, Keyless, dan Bagasi Lebih Luas
Harga Rp119,9 Juta di Jepang
Di Jepang, Suzuki DR-Z4SM dipasarkan dengan harga 1.199.000 yen, termasuk pajak.
Harga tersebut dinilai cukup tinggi karena berada di kisaran harga beberapa motor dengan kapasitas mesin lebih besar.
Response.jp membandingkannya dengan Suzuki GSX-8S, Kawasaki Versys 650, dan Honda CBR650R yang berada di kisaran anggaran serupa.
Baca Juga: Suzuki SUI 125 2026 Tawarkan Mesin Irit 51,1 Km/L dengan Konsep Kei Car dan 8 Pilihan Warna
DR-Z4SM juga menghadapi persaingan dari KTM 390 SMC R yang disebut memiliki tenaga lebih besar, transmisi enam percepatan, dan harga lebih rendah.
Kekurangan Ada di Jok
Di balik karakter sporty, DR-Z4SM memiliki satu catatan dari hasil pengujian, yakni sektor jok. Jok memiliki penampang yang membulat dan permukaan relatif sempit. Bantalan jok juga dinilai cukup keras.
Untuk penggunaan jarak jauh atau touring, penguji menilai penggantian jok dapat menjadi pilihan.
Namun, kekurangan tersebut tidak menghilangkan karakter utama DR-Z4SM sebagai motor yang mengutamakan kesenangan berkendara di jalan beraspal.
Baca Juga: Suzuki New XL7 Bidik 20 Persen Pangsa Pasar LSUV Tiga Baris, Ini Bocoran Harganya
Spesifikasi Suzuki DR-Z4SM
Mesin: 398 cc, satu silinder, DOHC, 4 katup
Pendingin: Cairan
Tenaga maksimum: 38 PS pada 8.000 rpm
Torsi maksimum: 37 Nm pada 6.500 rpm
Transmisi: 5-percepatan manual
Bobot: 154 kg
Panjang: 2.195 mm
Lebar: 885 mm
Tinggi: 1.190 mm
Jarak sumbu roda: 1.465 mm
Tinggi jok: 890 mm
Konsumsi BBM: 28,8 km/liter (WMTC)
Harga Jepang: 1.199.000 yen
Suzuki DR-Z4SM menawarkan karakter berbeda dari mayoritas motor kelas menengah yang semakin mengarah pada kenyamanan dan kesempurnaan secara keseluruhan.
Baca Juga: Suzuki Hayabusa 2027 Debut, Tetap Andalkan Mesin 1.340 cc dengan Harga Rp334 Jutaan
Dengan mesin satu silinder yang responsif, bobot 154 kg, roda 17 inci, serta suspensi yang dapat disetel, DR-Z4SM justru mempertahankan karakter agresif yang menjadi daya tarik utama motor supermoto. (*)
Editor : Chairunnisya