Jangan Terburu-buru Menyiram, Ini Perawatan Sukulen Setelah Ditanam

Chairunnisya • Dipublikasikan Sabtu, 15 Agustus 2026 | 16:11 WIB
Sukulen jangan terlalu sering disiram agar akar tidak rusak. (DOK JAWAPOS)
Sukulen jangan terlalu sering disiram agar akar tidak rusak. (DOK JAWAPOS)

PONTIANAK POST - Tahap setelah sukulen diperbanyak menjadi masa penting untuk memastikan tanaman baru dapat tumbuh dengan baik.

Tanaman yang masih rentan membutuhkan pencahayaan dan penyiraman yang tepat agar tidak mengalami kerusakan.

Dilansir dari Jawapos, petani sukulen, Yana Surya Lesmana mengatakan sukulen yang baru diperbanyak sebaiknya ditempatkan di area terang dengan cahaya matahari tidak langsung.

Baca Juga: Mengenal Daun Ungu, Tanaman Herbal Nusantara yang Terus Menarik Perhatian Peneliti

Hindari Sinar Matahari Terik

Setelah ditanam, sukulen hasil perbanyakan perlu diletakkan di tempat terang.

Namun, sinar matahari terik sebaiknya dihindari karena bagian tanaman yang baru diperbanyak masih rentan terbakar dan mengalami dehidrasi.

Khusus stek batang dan anakan, penyiraman juga tidak boleh langsung dilakukan setelah penanaman.

’’Untuk stek batang dan anakan, jangan langsung disiram setelah ditanam. Tunggu sekitar lima hingga tujuh hari agar luka benar-benar mengering, kemudian lakukan penyiraman tipis,’’ lanjutnya.

Baca Juga: Lohansung Kian Populer sebagai Tanaman Hias Estetik untuk Mempercantik Halaman Rumah

Perhatikan Sirkulasi Udara

Selain cahaya dan penyiraman, sirkulasi udara juga perlu diperhatikan. Kondisi tersebut penting untuk mencegah kelembapan berlebih yang dapat memicu pembusukan.

Yana menjelaskan, akar pada stek batang dan anakan umumnya mulai tumbuh dalam waktu satu hingga tiga minggu.

Baca Juga: Jangan Buang Barang Bekas, Ubah Jadi Pot Tanaman Bernilai Estetis

Sementara itu, stek daun membutuhkan waktu lebih lama.

’’Kalau stek daun biasanya mulai menunjukkan akar atau tunas kecil pada minggu kedua hingga keempat, tetapi membutuhkan waktu sekitar dua hingga empat bulan untuk tumbuh menjadi tanaman yang siap ditanam mandiri,’’ ujarnya.

Dengan demikian, proses memperbanyak sukulen membutuhkan kesabaran.

Setiap metode memiliki waktu pertumbuhan berbeda sehingga perawatan setelah penanaman perlu disesuaikan dengan jenis perbanyakannya. (*) 

Editor : Chairunnisya
perawatan sukulen stek sukulen sukulen baru menanam sukulen akar sukulen