PONTIANAK POST - Pembalap Jorge Martin mengungkap rahasia di balik performa impresifnya bersama Aprilia pada musim MotoGP 2026.
Ia menyebut ada perubahan teknik pengereman yang sangat berbeda dibanding saat masih mengendarai motor Ducati.
Martin yang sempat mengalami awal sulit kini justru tampil konsisten dengan empat podium beruntun, termasuk kemenangan perdananya bersama Aprilia di Sprint Race Austin.
Ia bahkan menempati posisi kedua klasemen sementara, tepat di belakang rekan setimnya, Marco Bezzecchi.
“Saya pikir aerodinamika terbaru jadi kunci. Saya langsung merasa nyaman,” ujar Martin dikutip dari Crash.net.
“Saya juga mengubah gaya saya, terutama cara pengereman, dan itu membuat saya jauh lebih baik di Aprilia.”
Meski enggan membeberkan detail teknis, Martin menegaskan bahwa pendekatan pengereman di Aprilia sangat berbeda dibanding Ducati.
Baca Juga: Ogah Terpuruk Terus, Toprak Razgatlioglu Intai Cuan di MotoGP 2027 Berkat Ban Warisan Superbike
Teknik tersebut, yang juga digunakan Bezzecchi, dinilai menjadi faktor penting dalam peningkatan performanya.
“Ini sangat berbeda dengan Ducati. Di sana pengereman juga kuat, tapi pendekatannya benar-benar lain,” jelasnya.
Keunggulan Aprilia dalam pengereman juga diakui rivalnya, Francesco Bagnaia.
Usai dikalahkan Martin di Sprint Race Austin, Bagnaia menyebut peningkatan performa pengereman Aprilia sebagai faktor krusial.
“Kalian meningkatkan kekuatan pengereman, sekarang sangat kuat,” kata Bagnaia kepada Martin.
Menariknya, Bagnaia justru diprediksi akan menggantikan Martin di Aprilia musim depan, sementara sang pembalap Spanyol dikabarkan akan merapat ke Yamaha.(*)
Editor : Budi Miank