Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

Rekor Beruntun Bezzecchi Masih Diragukan, Bom Sebut Rider Aprilia Itu Bukan Super Talent MotoGP

Budi Miank • Rabu, 22 April 2026 | 17:13 WIB
Marco Bezzecchi merayakan kemenangan MotoGP bersama Aprilia musim 2026. (INSTAGRAM/@marcobez72)
Marco Bezzecchi merayakan kemenangan MotoGP bersama Aprilia musim 2026. (INSTAGRAM/@marcobez72)

PONTIANAK POST - Performa impresif Marco Bezzecchi di MotoGP 2026 menuai pujian sekaligus kritik. 

Meski mencatat lima kemenangan beruntun dan menyamai capaian legenda seperti Marc Marquez dan Valentino Rossi, analis MotoGP Peter Bom menilai pembalap Aprilia itu belum layak disebut sebagai super talent.

Bezzecchi menjadi hanya pembalap ketiga di era MotoGP yang mampu meraih lima kemenangan beruntun, mengikuti jejak Marquez dan Rossi. 

Baca Juga: Prediksi MotoGP Jerez 2026: Pakar Ramal Marquez Rebut Kemenangan di Sirkuit Jerez

Ia juga memecahkan rekor Jorge Lorenzo untuk jumlah lap memimpin terbanyak secara beruntun saat memenangi Grand Prix Amerika Serikat. 

Tren positif tersebut menjadikannya kandidat kuat juara dunia musim ini.

Namun Bom, dalam podcast Oxley Bom, menilai keberhasilan Bezzecchi lebih karena kombinasi tepat antara pembalap dan pabrikan. 

“Saya tidak pernah menganggapnya sebagai super talent, dan sampai sekarang pun tidak. Tapi dia contoh bagus pembalap yang berkembang jauh lebih besar karena berada di momen yang tepat dengan pabrikan yang tepat,” ujarnya.

Baca Juga: Aprilia Dominasi Awal MotoGP 2026, Ducati Kini Berisiko Terima Konsesi Pertama dalam Sejarah

Menurut Bom, Bezzecchi tampil istimewa saat tekanan berada di puncak, khususnya dalam balapan utama. 

“Ketika semuanya dipertaruhkan dan soal poin utama, dia bisa sangat spesial,” katanya.

Bezzecchi sendiri telah empat kali finis posisi tiga besar klasemen akhir sepanjang karier Grand Prix-nya, masing-masing sekali di Moto3 dan Moto2, serta dua kali di MotoGP. 

Ia kini mengoleksi 21 podium dan berpeluang masuk daftar elite 25 pembalap dengan minimal 10 kemenangan di kelas premier.

Sementara itu, jurnalis senior Mat Oxley justru memberi penilaian berbeda. 

Ia menyebut belum ada pembalap sekuat Bezzecchi sejak era emas Marquez. 

Baca Juga: Alex Marquez Bantah Cedera Marc Jadi Biang Kerok Ducati Tanpa Podium di Awal MotoGP 2026, Sebut Aprilia Memang Lebih Baik

“Kami melihat Quartararo, Bagnaia, dan Martin juara dunia, tapi tak ada yang melakukan seperti yang Bezzecchi lakukan tahun ini,” ujarnya.

Meski dominan di balapan utama, Bezzecchi masih memiliki celah di Sprint Race setelah dua kali gagal finis musim ini. 

Saat ini ia hanya unggul empat poin atas Jorge Martin di klasemen, sehingga konsistensi akan menjadi kunci jika ingin mengamankan gelar. (*)

Editor : Budi Miank
#Aprilia #Marop Bezzecchi #Peter Bom #motogp