Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

Marc Marquez Ungkap Bahaya Tersembunyi di MotoGP Prancis, Sinyal Cuaca Buruk Bisa Hancurkan Ambisi Ducati Raih Podum

Budi Miank • Kamis, 7 Mei 2026 | 09:45 WIB
Marc Marquez menilai MotoGP Prancis 2026 di Le Mans akan penuh ketidakpastian, terutama akibat potensi cuaca ekstrem. (INSTAGRAM/@ducaticorse)
Marc Marquez menilai MotoGP Prancis 2026 di Le Mans akan penuh ketidakpastian, terutama akibat potensi cuaca ekstrem. (INSTAGRAM/@ducaticorse)

PONTIANAK POST - Marc Marquez menatap MotoGP Prancis 2026 di Sirkuit Le Mans dengan kewaspadaan tinggi. 

Pembalap Ducati Lenovo itu menyebut akhir pekan balapan kali ini akan dipenuhi banyak variabel tak terduga, terutama terkait kondisi cuaca yang berpotensi berubah cepat.

Situasi Marquez juga tidak ideal di klasemen sementara. 

Baca Juga: Jorge Martin Kirim Sinyal Bahaya! Upgrade Aprilia Bikin Percaya Diri Jelang MotoGP Prancis

Ia baru mengoleksi hasil tanpa podium dalam empat seri awal musim dan tertinggal 44 poin dari pemimpin klasemen Marco Bezzecchi, membuat tekanan untuk kembali ke jalur kemenangan semakin besar.

Di tengah kondisi tersebut, Le Mans menjadi momen penting bagi Marquez untuk membalikkan keadaan setelah hasil naik-turun di seri sebelumnya, termasuk insiden crash di Jerez yang menghambat laju poinnya.

Marquez menegaskan Le Mans bukan sekadar soal kecepatan, tetapi juga kemampuan beradaptasi dengan kondisi lintasan yang sulit diprediksi.

“Le Mans adalah sirkuit yang saya sukai dan saya sudah cukup cepat di sini dengan Desmosedici GP tahun lalu,” ujar Marquez dikutip dari Crash.net.

Baca Juga: Brad Binder Hampir Tersingkir di MotoGP 2027, Tapi Kesepakatan Baru KTM-Tech3 Ubah Segalanya

“Tapi ini akan menjadi akhir pekan dengan banyak ketidakpastian. Cuaca bisa memberi kami kejutan,” lanjutnya.

Prakiraan cuaca terbaru menunjukkan potensi badai petir pada Sabtu serta hujan ringan pada hari balapan. 

Kondisi ini diyakini bisa mengubah strategi tim secara drastis, terutama dalam pemilihan ban dan setup motor.

Meski demikian, Marquez tetap melihat adanya progres dari Ducati setelah sesi tes di Jerez, meskipun dirinya sempat mengalami kecelakaan saat balapan utama.

“Kami bekerja dengan baik di Jerez. Terlepas dari crash, kami cukup kompetitif dan pada tes hari Senin kami membuat langkah maju yang bagus,” katanya.

Rekan setim Marquez, Pecco Bagnaia, juga menilai ada perkembangan positif pada motor Ducati, khususnya pada sektor aerodinamika dan kemampuan menikung.

Baca Juga: Pedrosa Bongkar Rahasia dengan Lorenzo Kalahkan Stoner di MotoGP, Begini Caranya

“Saya sangat senang dengan aerodinamika karena kami membuat langkah di tikungan,” ujar Bagnaia.

“Kami juga mencoba sistem elektronik untuk membantu pengereman, meski belum menemukan solusi final, tetapi ada arah yang jelas,” tambahnya.

Bagnaia sendiri berharap Ducati dapat membawa peningkatan tersebut ke Le Mans, meski ia belum pernah menang di kelas utama pada sirkuit tersebut.(*)

Editor : Budi Miank
#MotoGP Prancis 2026 #Le Mans #Ducati #Marc Marquez #cuaca